Barang Pesanan Terlalu Cepat Datang, Warganet Malah Malu Harus Cari Utang

Dany Garjito | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 11:50 WIB
Barang Pesanan Terlalu Cepat Datang, Warganet Malah Malu Harus Cari Utang
Ilustrasi dompet kosong

Suara.com - Viral di Twitter, seorang warganet dibuat meradang setelah membeli HP via online. Ia merasa kecewa setelah melihat barang pembeliannya dikirim terlalu cepat.

Cerita menggelikan ini dibagikan oleh akun Twitter @txtdarionlshop, Selasa (30/6/2020). Tampak bidikan layar foto paket ponsel yang dibeli oleh warganet tersebut.

Dalam keterangan, ia mengungkap kekesalannya kepada toko online penjual ponsel. Bukan tanpa sebab, pembeli itu meradang karena belum siap membayar barang yang dibelinya.

Mulanya, ia mengira barang tersebut akan sampai ke tangan beberapa hari setelah dipesan, tapi yang terjadi malah di luar dugaan.

Ia bahkan terpaksa mengutang ke tetangga karena belum memiliki uang untuk membayar ponsel.

"Saya kecewa dengan J*** saya pesan HP jam 1, jam 2 sudah datang. Mana saya gajiannya besok, terpaksa hutang pada tetangga. Manu taruh mana muka saya," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (1/7).

Merasa mengalami kejadian apes, pembeli lantas meluapkan kekecewannya. Ia menuding pihak toko online terlalu cepat mengirimkan barang.

"Kalau saya pesan hari ini seharunya besok datangnya supaya saya bisa bayar tidak perlu hutang. Bukannya malah 1 jam barang sudah datang. Itu kecepetan tau," imbuhnya.

Warganet murka beli hp via online tapi barang langsung sampai. (Twitter/@txtdarionlshop)
Warganet murka beli hp via online tapi barang langsung sampai. (Twitter/@txtdarionlshop)

Sontak protes yang disampaikan pembeli tersebut menyita perhatian warganet. Banyak yang merasa kebingungan dengan ulahnya.

Seperti akun @yrfhni*** yang mengatakan, "Dikirim lama salah, dikirim cepet salah juga, maunya apaaa (emoji menangis)".

"Kali ini kalimat lebih cepat lebih baik, ga berguna dengan baik," timpal @elsara***.

Sementara warganet lain justru memberikan sindiran kepada pembeli tersebut.

"Makanya kalau beli barang pastiin duitnya udah ada dulu yeu dasar voucer sopi," kata @daldaco****.

Adapun warganet lainnya malah curiga dengan protes yang disampaikan pembeli itu setelah melihat nama ada perbedaan antara pengirim paket dan toko online.

"Ini template tau. Inget w di J*** beneran ada yang komen gituan dulu 3 tahun yang lalu kalo gasalah atau 4 tahun pas awal-awal ada j***," tulis @MbaNana86****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Salah Klik, Pria ini Tak Sengaja Borong 28 Mobil di Online Shop

Gara-gara Salah Klik, Pria ini Tak Sengaja Borong 28 Mobil di Online Shop

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:22 WIB

Viral Video Pria Menyunggi Sepeda Motor di Kepala, Publik: Pusat Gravitasi

Viral Video Pria Menyunggi Sepeda Motor di Kepala, Publik: Pusat Gravitasi

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:16 WIB

Modal Gaji Rp 12 Juta Mau Nikung Pacar Anak IT, Anak IT: Dikit Amat Bos

Modal Gaji Rp 12 Juta Mau Nikung Pacar Anak IT, Anak IT: Dikit Amat Bos

News | Senin, 29 Juni 2020 | 11:39 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB