Sempat Jadi Menteri, Dahlan Iskan Blak-blakan Mengaku Sempat Dimarahi SBY

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 01 Juli 2020 | 14:24 WIB
Sempat Jadi Menteri, Dahlan Iskan Blak-blakan Mengaku Sempat Dimarahi SBY
Mantan Dirut PLN Dahlan Iskan didampingi tim Pengacara hukum Yusril Ihza Mahendra usai menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/6).

Suara.com - Peristiwa Presiden Jokowi marahi menteri yang dinilai bekerja lamban masih menyita perhatian banyak pihak. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan ikut berkomentar bahwa kemarahan presiden tersebut merupakan pertanda situasi sudah genting.

Sementara dalam kesempatan yang berbda , Dahlan  membagikan pengalamannya yang  mengaku sempat dimarahi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY ketika menjabat sebagai Menteri BUMN.

Cerita itu disampaikan Dahlan dalam acara ILC TV One bertajuk "Presiden Marah: Menteri Mana di Reshuffle" pada Selasa (30/6/2020) malam.  Kala itu, Karni Ilyas memberikan pertanyaan kepada Dahlan Iskan.

"Anda sendiri ketika menjadi menteri apakah sering dimarahi oleh Presiden SBY?" tanyanya.

Mendapat pertanyaan sedemikian rupa, Dahlan mengaku sempat mendapat teguran beberapa kali dari SBY.

Namun teguran tersebut lebih bersifat pribadi bukan secara kelembagaan. Mengingat, kata Dahlan, Kementerian BUMN berbeda dari kementerian lain karena tidak membawahi birokrasi.

"Jadi relatif. Sebetulnya yang dilakukan Pak Jokowi kemarin, saya belum pernah secara kelembagaan," ucap Dahlan seperti dikutip Suara.com.

Mantan Direktur Utama PLN itu mengaku memang sempat menghadapi suasana yang menegangkan dalam sidang kabinet, tapi tidak disiarkan ke publik seperti yang dilakukan Jokowi.

"Tetapi saya pernah hadir dalam sidang kabinet yang nadanya seperti itu, tetapi memang tidak disiarkan kepada publik," imbuh Dahlan.

Dahlan Iskan dalam acara ILC TV One. (YouTube/Indonesia Lawyers Club)
Dahlan Iskan dalam acara ILC TV One. (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Teguran dari SBY, jelas Dahlan, disampaikan kepadanya secara pribadi. Seperti saat dirinya enggan menerima gaji sebagai Menteri BUMN.

"Itu dianggap kurang baik karena bisa menyinggung menteri-menteri lain," ujar Dahlan.

Sementara teguran lainnya yakni diberikan ketika dirinya mengangkat Direktur Utama Bank Mandiri tanpa sepengetahuan SBY dan Menteri Keuangan.

Ia sengaja mengambil langkah tersebut lantaran beranggapan pemilihan pimpinan bank pemerintah tidak etis apabila dicampuradukkan dengan kepentingan politik.

"Dalam pikiran saya ingin Bank Mandiri ini jangan terganggu oleh politik. Kalau penggantian ini saya bicarakan agak luas, bisa-bisa masuk angin," terang Dahlan.

Ia lalu mengatakan, "Kalau masuk angin nanti terlalu banyak campur tangan. Maka risiko ini saya ambil. Saya pilih orang yang menurut anggapan saya dan tim terbaik".

Akibat keputusannya yang dinilai sepihak, Dahlan mengaku dirinya sempat dihubungi SBY. Ia pun meminta maaf dan mengatakan siap dimarahi.

"Saya ditelepon beliau (SBY). Pak dahlan ini kan bank Mandiri ini institusi sangat besar, tapi saya tidak dilapori. Maka saya bilang: 'Pak saya moon maaf saya salah. Saya terima siap dimarahi Bapak'," kata Dahlan, memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Ibaratkan Sikap Jokowi dengan Liverpool: You Will Never Walk Alone

Pakar Ibaratkan Sikap Jokowi dengan Liverpool: You Will Never Walk Alone

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 12:59 WIB

Biasa Saja Lihat Jokowi Marah ke Menteri, Dahlan Iskan: Mereka Penakut

Biasa Saja Lihat Jokowi Marah ke Menteri, Dahlan Iskan: Mereka Penakut

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:24 WIB

Dahlan Iskan: Orang Halus kayak Jokowi Marah Berarti Keadaan Sudah Genting

Dahlan Iskan: Orang Halus kayak Jokowi Marah Berarti Keadaan Sudah Genting

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:11 WIB

Terkini

PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka

PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:13 WIB

Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas

Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:01 WIB

Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen

Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji

Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:43 WIB

Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri

Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi

Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:23 WIB

Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel

Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:16 WIB

Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit

Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:04 WIB

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB