Khawatir Positif Virus Corona, Pria Tewas Usai Ditolak 18 Rumah Sakit

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 02 Juli 2020 | 20:19 WIB
Khawatir Positif Virus Corona, Pria Tewas Usai Ditolak 18 Rumah Sakit
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria berusia 52 tahun meninggal dunia setelah tak mendapatkan izin perawatan di 18 rumah sakit karena dikhawatirkan terjangkit virus corona.

Menyadur Gulf News, pria asal Belanguru, India ini meninggal pada Selasa (28/6) lalu dengan keluhan sakit pernapasan. Selama beberapa hari, ia sulit bernapas.

Mulanya, pemilik toko kain di kota Austin ini pada Sabtu (18/6) pagi, mengalami kesulitan bernapas dan demam tinggi, yang mana keduanya merupakan gejala dari Covid-19.

Mengetahui hal ini, pihak keluarga langsung menghubungi dan mendatangi sejumlah rumah sakit. Namun tidak ada yang menerima.

Keluarga kemudian membawa pria ini pulang ke rumah dan memutuskan untuk melakukan tes Covid-19 di laboratorium Rajajinagar esok harinya.

Selepas melakukan tes, pencarian rumah sakit pun kembali dilakukan. Hingga Senin (27/6), pria malang ini tak kunjung menemukan rumah sakit yang menerimanya.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Kami terus memohon di depan rumah sakit. Rasa kemanusiaan sepertinya telah mati. Mereka bahkan tidak mengizinkan kami untuk membuka pintu ambulans," ujar si keponakan.

"Mereka tidak mengizinkan kami memasuki gedung setelah kami mengatakan ada kasus sesak napas. Mereka mengatakan tidak ada kamar ICU atau ranjang kosong," sambungnya.

Tak punya pilihan lain, keluarga kemudian kembali ke rumah sakit yang sebelumnya menolak, RS Bowring and Lazy Curzon. Mereka kembali memohon sambil menujukkan bukti telah melakukan tes.

Pihak rumah sakit akhirnya mengizinkan pria ini masuk. Tapi sayang, ia meninggal tepat di depan pintu rumah sakit.

"Saya tak tahan lagi. Bawa saya pulang atau masukkan aku ke rumah sakit. Saya tak bisa bernapas," ujar si pria di waktu-waktu terakhirnya.

Si keponakan menyebut belum mengetahui apakah pamannya positif terinfeksi virus corona. "Kami tidak tahu apakah paman kami meninggal dunia akbat terinfeksi Covid-19 atau karena atmosfer ketakutan yang diciptakan oleh virus ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekurangan Dokter, India Kerahkan Dukun untuk Lawan Virus Corona

Kekurangan Dokter, India Kerahkan Dukun untuk Lawan Virus Corona

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 17:56 WIB

Viral Video Mayat Pasien Covid-19 Dibuang ke Lubang, Publik Murka

Viral Video Mayat Pasien Covid-19 Dibuang ke Lubang, Publik Murka

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 15:42 WIB

Satu Pasien Covid-19 di Prancis Alami Ereksi Selama 4 Jam, Ini Penyebabnya

Satu Pasien Covid-19 di Prancis Alami Ereksi Selama 4 Jam, Ini Penyebabnya

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 12:10 WIB

Terkini

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

News | Senin, 06 April 2026 | 07:42 WIB

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

News | Senin, 06 April 2026 | 07:38 WIB

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

News | Senin, 06 April 2026 | 07:35 WIB

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

News | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

News | Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 06:35 WIB

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

News | Senin, 06 April 2026 | 06:26 WIB

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

News | Senin, 06 April 2026 | 06:13 WIB

Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump

Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump

News | Senin, 06 April 2026 | 06:05 WIB