China Akan Larang Penyembelihan Unggas Hidup di Pasar

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 04 Juli 2020 | 11:34 WIB
China Akan Larang Penyembelihan Unggas Hidup di Pasar
Pasar hewan di China. (AFP/Hector Retamal)

Suara.com - Pemerintah China menyatakan akan melarang penyembelihan dan penjualan unggas di pasar-pasar, merespon aktivis perlindungan hewan di tengah pandemi virus corona.

Menyadur Channel News Asia, keputusan yang diumumkan pada Jumat (3/7) ini muncul ketika China tengah meningkatkan inspeksi di pasar makanan grosir dan melarang penjualan konsumsi satwa liar, usai klaster Covid-19 baru ditemukan di Beijing.

"China akan membatasi perdagangan dan pembantaian unggas hidup, mendorong penyembelihan massal unggas hidup di tempat-tempat dengan kondisi tertentu, dan secara bertahap menutup pasar unggas hidup," ujar Chen Xu, pejabat di Administrasi Negara Peraturan Pasar China.

Chen juga mendesak pemerintah daerah seluruh China untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan di pasar grosir pertanian dan menyelidiki "ancaman kesehatan tersembunyi", dengan mengambil contoh klaster virus pasar Xinfandi Beijing.

"Lebih dari 70 persen daging, unggas, makanan laut, buah, dan sayuran memasuki pasar-pasar melalui pusat grosir pertanian," katanya.

Unggas hidup yang diperlihara di kandang merupakan pemandangan umum di pasar-pasar makanan grosir pertanian dan pasar basah - pasar makanan segar skala kecil - di seantero China.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Secara tradisional, unggas hidup akan disembelij di tempat oleh penjualnya, atau pembeli dapat memilih opsi menyembelih sendiri di rumah.

Dengan disembelih sesaat sebelum di olah, beberapa orang China percaya hal ini dapat membuat daging memiliki kesegaran yang maksimum.

Keputusan ini disambut baik oleh para aktivis perlindungan hewan.

baca juga

"Kami senang melihat pasar unggas hidup akan segera dihapuskan dari China," ujar Wakil Presiden PETA Asia, Jason Baker.

"PETA berharap Administrasi Negara untuk Pengawasan dan Administrasi Pasar China terus memperluas sayap mereka dan mearang semua pasar hewan hidup secara nasional," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aplikasi China Dilarang di India, Seleb Medsos Hadapi Ketidakpastian

Aplikasi China Dilarang di India, Seleb Medsos Hadapi Ketidakpastian

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2020 | 08:00 WIB

Hadapi Kebangkitan China, Australia Belanja Senjata Hingga Rp2.700 Triliun

Hadapi Kebangkitan China, Australia Belanja Senjata Hingga Rp2.700 Triliun

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 20:47 WIB

Diduga Terbuat dari Rambut Muslim Uyghur, AS Sita 13 Ton Wig dari China

Diduga Terbuat dari Rambut Muslim Uyghur, AS Sita 13 Ton Wig dari China

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:09 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×