Pengamat Bandingkan Amarah Jokowi dengan Senyum Soeharto dalam Politik Jawa

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 06 Juli 2020 | 21:35 WIB
Pengamat Bandingkan Amarah Jokowi dengan Senyum Soeharto dalam Politik Jawa
Peneliti Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Wijayanto. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Director Center for Media and Democracy LP3ES Wijayanto menilai aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah-marah di depan menterinya menunjukkan kekuasaan politiknya yang semakin melemah. Padahal, Jokowi masih bisa menunjukkan kekuatannya tanpa harus memperlihatkan emosinya secara terbuka.

Wijayanto mengungkapkan, aksi marah-marah Jokowi tidak mewakili prinsip Jawa yang mengedepankan kehalusan rasa. Menurut kutipan para ahli, semakin kuat seorang manusia Jawa, maka dia akan semakin halus dalam mengolah rasanya.

"Dia akan semakin damai dalam batinnya, yang akan terpencar dalam perilaku lair-nya," ungkap Wijayanto saat memaparkan dalam sebuah diskusi yang disiarkan langsung melalui YouTube LP3ES Jakarta, Senin (6/7/2020).

Sebagai pemimpin yang berasal dari Jawa, Wijayanto menilai seharusnya Jokowi tidak perlu memperlihatkan kekesalannya terhadap menteri yang membuatnya kecewa. Bersikap tenang dan langsung kepada keputusannya menurut ia lebih menunjukkan kekuatan Jokowi sebagai pemimpin.

"Dia (bisa) cukup tersenyum kepada menterinya yang dia nilai enggak bagus kinerjanya lalu dengan baik-baik mengatakan, maaf, anda kinerjanya buruk jadi saya reshuffle misanya atau bahkan tidak perlu mengatakan itu," ujarnya.

Wijayanto pun berusaha memberikan contoh sosok yang bisa merefleksikan manusia Jawa nan kuat, yakni Presiden ke-2 RI Soeharto. Pemimpin yang dikenal sebagai The Smiling General itu bisa menunjukkan kekuatannya hanya dengan sikap sederhana.

Ia mengajak kembali pada ingatan ketika Soeharto membredel Harian Kompas karena dianggap terlalu kritis terhadap pemerintahannya pada 1978. Saat itu Soeharto hanya tersenyum kepada salah satu pendiri Kompas, Jakob Oetama dan berkata "ojo meneh-meneh". Hanya tiga kata, tetapi membuat Jakob mengingatnya hingga puluhan tahun

"Singkat saja, lirih, tapi itu terngiang-ngiang di telinga Jakob Oetama sampai 2015 ketika Kompas ulang tahun ke-50," ungkapnya.

Wijayanto mengatakan publik hampir tidak pernah melihat Soeharto marah-marah di depan publik seperti apa yang dilakukan Jokowi. Justru kalau tokoh yang dijuluki Bapak Pembangunan itu menunjukkan emosinya, maka ia telah menunjukkan kelemahan.

baca juga

"Karena dalam budaya Jawa ketika seseorang tidak bisa mengontrol kata-katanya, intonasinya maka itu refleksi bahwa dia sudah lemah kekuasannya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Redam Isu Reshuffle, LP3ES: Jokowi Lemah di Hadapan Koalisi Oligarki

Istana Redam Isu Reshuffle, LP3ES: Jokowi Lemah di Hadapan Koalisi Oligarki

News | Senin, 06 Juli 2020 | 21:10 WIB

Riset LP3ES Sebut Kemarahan Jokowi Direspons Sentimen Negatif Publik

Riset LP3ES Sebut Kemarahan Jokowi Direspons Sentimen Negatif Publik

News | Senin, 06 Juli 2020 | 20:30 WIB

Fahri Sentil Jokowi: Marah 18 Juni, Terdengar Marah 28 Juni, Follow-up?

Fahri Sentil Jokowi: Marah 18 Juni, Terdengar Marah 28 Juni, Follow-up?

News | Senin, 29 Juni 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Sunscreen Wondermis untuk Umur Berapa? Intip Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Wondermis untuk Umur Berapa? Intip Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Estafet Zafran di Film 5 Cm: Revolusi Hati, Roman King Bersyukur Didukung Herjunot Ali

Estafet Zafran di Film 5 Cm: Revolusi Hati, Roman King Bersyukur Didukung Herjunot Ali

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Bukan Lagi Flagship Killer, Poco F9 Bidik Kelas Flagship dengan Gaming 185 FPS

Bukan Lagi Flagship Killer, Poco F9 Bidik Kelas Flagship dengan Gaming 185 FPS

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Geger Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Geger Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Investor Asing Tarik Rp10,24 Triliun di September, IHSG Ambruk Nyaris 7 Persen

Investor Asing Tarik Rp10,24 Triliun di September, IHSG Ambruk Nyaris 7 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi

Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Tujuh SPPG di Kudus Diberhentikan Sementara, Data Penerima Manfaat Jadi Masalah

Tujuh SPPG di Kudus Diberhentikan Sementara, Data Penerima Manfaat Jadi Masalah

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Menko Polkam Dudung Soroti Gejolak Politik Usai Sertijab, Singgung Perkara Gibran di MK

Menko Polkam Dudung Soroti Gejolak Politik Usai Sertijab, Singgung Perkara Gibran di MK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Presiden FIFA Undang Prabowo Hadiri Final Indonesia vs Thailand di SUGBK, Akankah Hadir?

Presiden FIFA Undang Prabowo Hadiri Final Indonesia vs Thailand di SUGBK, Akankah Hadir?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Ternyata Dibangun Warga Binaan Sejak 2023!

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Ternyata Dibangun Warga Binaan Sejak 2023!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×