Putus Asa 5 Tahun Tak Digaji, Guru Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:49 WIB
Putus Asa 5 Tahun Tak Digaji, Guru Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Seorang guru asal India, Sanjeev Kumar ditemukan lemas setelah melakukan percobaan bunuh diri di Bihar, India. Menyadur Gulf News pada Kamis (09/07/2020), ia putus asa karena tak digaji 5 tahun.

Kumar sebelumnya meminta gaji melalui departemen pendidikan tapi ia pulang dengan tangan kosong. Haknya sejak tahun 2015 tak kunjung dibayar.

Diduga Kumar lelah karena tak ada tanggapan dari pemerintah lalu melakukan percobaan bunuh diri.

Berdasarkan foto yang beredar, Kumar terduduk lemas. Sementara di dekatnya terdapat tulisan memakai darah 'Bhrashtachar Murdabad', yang artinya "jatuh bersama korupsi."

Laporan resmi kepolisian menyebut, Kumar memotong pergelangan tangan dan lehernya.

Tapi, seorang saksi yang melihatnya berlumuran darah langsung melarikan Kumar ke rumah sakit.

Kekinian, kondisi Kumar sudah mulai pulih. Sementara fotonya viral di media sosial. Wakil Direktur Divisi Pendidikan Regional memanggil Petugas Pendidikan Distrik untuk membahas masalah ini.

Tak lama setelah itu, departemen membayar gaji Kumar yang setara Rp 115 juta. Gaji ini belum termasuk periode pelatihan saat ini karena menurut laporan, hak tersebut tetap tidak dibayar.

Guru yang melakukan percobaan bunuh diri di India tak cuma sekali ini terjadi. Di Bihar, ada banyak laporan tentang guru yang berupaya mencabut nyawanya sendiri karena krisis keuangan.

Menurut National Herald, sebelum pandemi virus corona, sedikitnya 400.000 guru sekolah dasar dan menengah di Bihar mogok kerja dan menuntut upah yang setimpal atas pekerjaannya.

"Tanpa gaji dan tidak ada tanggapan dari pemerintah Nitish Kumar untuk mengakhiri kebuntuan. Para guru sebelumnya telah mencari intervensi dari Presiden India dan Perdana Menteri," demikian dalam laporan itu.

"Ini mengisahkan penderitaan mereka selama situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para guru telah menulis kepada mereka di masa lalu," lanjut laporan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kebocoran Gas, India Tetapkan CEO dari Korsel sebagai Tersangka

Kasus Kebocoran Gas, India Tetapkan CEO dari Korsel sebagai Tersangka

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 21:45 WIB

Cintanya Ditolak, Seorang Pria Tembak Gadis dan Ayahnya

Cintanya Ditolak, Seorang Pria Tembak Gadis dan Ayahnya

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 18:18 WIB

Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar

Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:01 WIB

Terkini

Pistol Ditembakkan Dua Kali, Putri Ahmad Bahar Ungkap Malam Mencekam di Markas GRIB Jaya

Pistol Ditembakkan Dua Kali, Putri Ahmad Bahar Ungkap Malam Mencekam di Markas GRIB Jaya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:58 WIB

Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:56 WIB

Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki

Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:49 WIB

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:45 WIB

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:34 WIB

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB