Sarpan Jadi Korban Penyiksaan Polisi, LBH Medan Duga Ada Keterlibatan Oknum

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah
Sarpan Jadi Korban Penyiksaan Polisi, LBH Medan Duga Ada Keterlibatan Oknum
Sarpan, disiksa polisi (SinarLampung)

Ismail juga berharap agar petinggi Polri di Sumut turun tangan mengusut jajaran Polsek Percut Sei Tuan yang diduga terlibat dalam kasus penyiksaan tersebut.

Suara.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menduga adanya keterlibatan oknum dalam kasus Sarpan (57), seorang buruh bangunan yang diduga menjadi korban penyiksaan tindak kekerasan di Mapolsek Percut Sei Tuan, Polres Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

LBH Medan menilai, dugaan penyiksaan yang terjadi terhadap Sarpan jelas telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

"LBH Medan menduga ada keterlibatan oknum dalam melakukan penyiksaan terhadap Sarpan," kata Wakil Direktur LBH Medan, Ismail Lubis dalam keterangannya pada Kamis (9/7/2020).

Ismail menegaskan, tidak ada pembenaran terkait langkah yang dilakukan Polsek Percut Sei Tuan menahan Sarpan selama lima hari dengan cara-cara kekerasan.

"Tidak ada dasar hukum yang membenarkan dan urgensi seorang saksi harus ditahan selama 5 hari dan diperiksa pada malam hari dengan penuh intimidasi," sambungnya.

Ismail mengatakan, perlakuan yang menimpa Sarpan sudah menjadi tindak kejahatan sistematis dan dipastikan melanggar sejumlah pasal.

Di antaranya, ketentuan Pasal 27 Ayat (1) Undang-undang Dasar 1945, Pasal 3 Ayat (2) Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak asasi Manusia, Pasal 9 Deklarasi Universal Tentang Hak Asasi Manusia dan ketentuan Perkap Nomor 08 tahun 2009 tentang Implementasi prinsip dan standart Hak Asasi Manusia dalam penyelenggaraan tugas kepolisian negara republik indonesia.

"Maka, LBH Medan meminta agar aporan polisi sarpan tersebut ditindaklanjuti dengan serius untuk membuktikan kejahatan yang diduga dilakukan oleh oknum Polsek Percut Sei Tuan," tuturnya.

Selain memproses hukum dalam konteks pidananya, Ismail juga berharap agar petinggi Polri di Sumut turun tangan mengusut jajaran Polsek Percut Sei Tuan yang diduga terlibat dalam kasus penyiksaan tersebut.

"Kapolda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut dan Kabag Wassidik Polda Sumut serta jajaran lain yang berwenang segera melakukan pemeriksaan terhadap jajaran Polsek Percut Sei Tuan yang diduga terlibat dalam penyiksaan Sarpan," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS