Pemerintah Imbau Pihak Sekolah Tinjau Kembali Aturan Model Rambut Siswa

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 12 Juli 2020 | 17:15 WIB
Pemerintah Imbau Pihak Sekolah Tinjau Kembali Aturan Model Rambut Siswa
Seorang guru di Thailand menguhum siswa dengan mencukur rambut.[Facebook]

Suara.com - Kementerian Pendidikan Thailand memberikan instruksi kepada sekolah-sekolah untuk meninjau kembali aturan masing-masing mengenai model potongan rambut siswa-siswinya.

Menyadur Asia One, Minggu (12/7/2020), Prasert Boonrueng, sekretaris Kementerian Pendidikan Thailand mengatakan sekolah-sekolah diperintahkan untuk menghapus aturan lama yang dibuat pada tahun 1975 tentang gaya rambut dan memastikan mereka mengikuti aturan baru, yang dikeluarkan tahun ini pada bulan Maret.

Prasert juga menyarankan agar sekolah meninjau kembali peraturan masing-masing mengenai gaya rambut siswa.

Dia menambahkan bahwa guru tidak boleh memberikan siswa gaya rambut yang nyentrik sebagai hukuman, karena ini tidak sejalan dengan praktik Kementerian Pendidikan Thailand.

Komentar tersebut muncul setelah viralnya postingan seorang guru di sebuah sekolah menengah di Nakhon Sawan mencukur rambut siswa karena mereka tidak memotong rambut mereka sesuai dengan peraturan sekolah.

Kejadian tersebut bertepatan dengan pembukaan kembali sekolah dan perguruan tinggi pada awal Juli setelah sempat ditutup karena pandemi virus corona.

Seorang guru di Thailand menguhum siswa dengan mencukur rambut.[Facebook]
Seorang guru di Thailand menguhum siswa dengan mencukur rambut.[Facebook]

Sang guru kemudian memposting foto-foto di halaman Facebook dengan menuliskan: "Bagi mereka yang berani menantangku, inilah yang telah saya lakukan"

Postingan tersebut kemudian memicu kontroversi. Banyak orang mengkritik tindakan itu sebagai pelanggaran hak asasi manusia, mengatakan gaya rambut seorang siswa muda tidak ada hubungannya dengan kemampuan belajar mereka.

Dikutip dari Bangkok Post, Komisi Hak Asasi Manusia Nasional (NHRC) dan aktivis hak asasi manusia juga mengutuk tindakan guru yang memberikan hukuman tersebut.

baca juga

Warganet juga banyak yang melaporkan banyak kasus guru menghukum siswa dengan memotong rambut mereka sangat pendek karena tidak menaati tata tertib sekolah. Banyak yang mengutuk hukuman tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak individu siswa. Yang lain mengeluh bahwa tindakan guru tersebut tidak sejalan dengan peraturan baru kementerian, yang lebih santai tentang gaya rambut bagi siswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karyawati Ajak Kucing Peliharaan Mati Bunuh Diri

Karyawati Ajak Kucing Peliharaan Mati Bunuh Diri

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 13:26 WIB

Ngeri! Taman Neraka di Thailand Tampilkan Siksaan Bagi Para Pendosa

Ngeri! Taman Neraka di Thailand Tampilkan Siksaan Bagi Para Pendosa

Foto | Minggu, 12 Juli 2020 | 10:25 WIB

Toyota Corolla Cross Meluncur di Thailand, Ramaikan Segmen SUV

Toyota Corolla Cross Meluncur di Thailand, Ramaikan Segmen SUV

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2020 | 17:59 WIB

Terkini

Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Alasan Kena Saraf Kejepit

Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Alasan Kena Saraf Kejepit

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:29 WIB

Satgas PPKPT Pastikan Kampus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan dan Perundungan

Satgas PPKPT Pastikan Kampus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan dan Perundungan

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:29 WIB

Bedak OMG untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini Rekomendasi Shade agar Tidak Abu-Abu

Bedak OMG untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini Rekomendasi Shade agar Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:28 WIB

6 Warna Bedak Make Over yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

6 Warna Bedak Make Over yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:26 WIB

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:25 WIB

AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun

AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:23 WIB

Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit

Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:21 WIB

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:20 WIB

Mobil Listrik Termurah Harga Berapa? Ini 5 Rekomendasi yang Bisa Kamu Beli di Indonesia

Mobil Listrik Termurah Harga Berapa? Ini 5 Rekomendasi yang Bisa Kamu Beli di Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:20 WIB

Pria Ditemukan Duduk Membungkuk Meninggal Dalam Kamar Hotel di Pekanbaru

Pria Ditemukan Duduk Membungkuk Meninggal Dalam Kamar Hotel di Pekanbaru

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:19 WIB

×