Saat Digunakan untuk Salat, Mozaik di Hagia Sophia akan Ditutup Tirai

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 14 Juli 2020 | 14:31 WIB
Saat Digunakan untuk Salat, Mozaik di Hagia Sophia akan Ditutup Tirai
Mosaik di Hagia Sophia. [Shutterstock]

Suara.com - Mozaik yang terpasang di Hagia Sophia akan ditutup dengan tirai atau laser selama waktu salat dan doa bagi umat muslim di Turki.

Menyadur Cyprus Mail, pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Partai AK Turki, Senin (13/7/2020), setelah Presiden Tayyip Erdogan mengubah museum tersebut menjadi masjid.

Belum ada keterangan resmi bagaimana tirai atau laser tersebut akan dipasang di salah satu bagunguan bersejarah tersebut.

Meskipun sudah diubah menjadi masjid, Hagia Sophia tetap akan dibuka untuk umum dan tiket masuk akan gratiskan, menurut AKP Omer Celik.

Pada hari Jumat, pengadilan Turki memutuskan bahwa konversi bangunan ke museum pada tahun 1934 dibatalkan dan beberapa jam setelah putusan tersebut, Presiden Erdogan langsung mengumumkan Hagia Sophia kembali sebagai masjid.

Keputusan tersebut kemudian menuai kritik dan keprihatinan internasional, termasuk dari Yunani, Amerika Serikat, Rusia, serta UNESCO dan Paus Francis, yang mengatakan ia sangat kecewa.

Hagia Sophia. [Shutterstock]
Hagia Sophia. [Shutterstock]

Yunani mengutuk keputusan tersebut dan mengatakan akan berdampak pada hubungan antara kedua negara dan hubungan Turki dengan Uni Eropa. Departemen Luar Negeri A.S. mengatakan bahwa mereka "kecewa" dengan tindakan tersebut.

Pemimpin partai sayap kanan Italia, Matteo Salvini, memimpin demonstrasi di luar konsulat Turki di Milan untuk memprotes keputusan tersebut.

"Saya akan menghentikan setiap jenis bantuan keuangan untuk Turki dan saya akan mengakhiri semua hipotesis Turki memasuki Uni Eropa karena kami telah memberikan lebih dari 10 miliar euro kepada rezim yang mengubah gereja menjadi masjid dan saya pikir mereka telah melampaui batas," katanya.

baca juga

UNESCO mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan meninjau status monumen tersebut sebagai Situs Warisan Dunia setelah pengumuman oleh Presiden Erdogan.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan Ankara terkejut dengan reaksi UNESCO dan akan memberi tahu langkah lebih lanjut yang akan diambil mengenai Hagia Sophia, yang merupakan gereja Bizantium selama sembilan abad sebelum Ottoman mengubahnya menjadi masjid.

"Kita harus melindungi warisan leluhur kita. Fungsinya bisa seperti ini (masjid) atau itu (gereja)- tidak masalah" kata Cavusoglu kepada TRT Haber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Gli, Sosok Menggemaskan Tinggal di Hagia Sophia Selama 16 Tahun

Mengenal Gli, Sosok Menggemaskan Tinggal di Hagia Sophia Selama 16 Tahun

Tekno | Selasa, 14 Juli 2020 | 10:00 WIB

Turki Jadikan Hagia Sophia sebagai Masjid, Paus Francis Akui Sangat Sedih

Turki Jadikan Hagia Sophia sebagai Masjid, Paus Francis Akui Sangat Sedih

News | Senin, 13 Juli 2020 | 21:48 WIB

Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Fadli Zon: Terima Kasih, Erdogan!

Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Fadli Zon: Terima Kasih, Erdogan!

News | Senin, 13 Juli 2020 | 12:56 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×