ILUNI UI: Area Cabai dan Bawang di Pasar Berpotensi Tularkan Virus Corona

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Rabu, 15 Juli 2020 | 10:23 WIB
ILUNI UI: Area Cabai dan Bawang di Pasar Berpotensi Tularkan Virus Corona
Ilustrasi--Aktivitas para pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (30/01). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) MKK FKUI dr Yitro Wilar memaparkan analis potensi penyebaran virus corona covid-19 di pasar tradisional yang patut diwaspadai oleh masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, di masa pandemi virus corona, pasar harus dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan barang dagangan, seperti ada lapak khusus daging, ikan, sayuran, hingga sembako.

Dia menjabarkan, ada tiga bagian yang memiliki potensi penyebaran virus tinggi di pasar, antara lain area gerbang masuk, area kios cabai dan bawang merah, dan saat transaksi tunai.

"Area penjualan cabai dan bawang merah terdapat aroma pedas yang memicu terjadi bersin atau batuk, risiko tertularnya tinggi," kata dr Yitro dalam diskusi virtual di channel Youtube ILUNI UI, Rabu (15/7/2020).

dr Yitro menyarankan setiap pedagang cabai dan bawang merah harus menggunakan pelindung wajah atau face shield sekaligus menggunakan masker, selain itu pengelola pasar juga harus meningkatkan sirkulasi udara di dalam pasar.

"Penjual lebih baik menggunakan faceshield, meminimalisir tawar menawar, semakin lama pembeli berada di area cabe dan bawang merah resiko bersin akan lebih tinggi, setelah bersin dia pegang hidung sehingga risiko terinfeksi juga tinggi," jelasnya.

Kemudian untuk pencegahan di area gerbang, dia menyarakan hanya ada dua gerbang di pasar, yakni gerbang masuk dan keluar harus berbeda, jika tidak bisa maka gerbang harus dibagi dua alur agar orang tidak bersentuhan di gerbang.

"Satu gerbang itu kita pisahkan alur keluar masuk, masuk lewat kiri, keluar lewat kanan, dibikin pembatas di tengah sehingga orang tidak tabrak-tabrakan," tuturnya.

Terakhir, untuk menghindari risiko tertular yang ketiga yakni melalui uang tunai, maka pengelola pasar seharusnya menyediakan fasilitas cuci tangan di setiap sudut pasar atau penjual mulai menggunakan teknologi non-tunai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Menghidupkan Kembali Pasar Tradisional di Tengah Gemerlapnya Belanja Online

Menghidupkan Kembali Pasar Tradisional di Tengah Gemerlapnya Belanja Online

Your Say | Selasa, 07 April 2026 | 08:24 WIB

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri

Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05 WIB

Melihat Wajah Baru Pasar Kombongan Usai Direvitalisasi

Melihat Wajah Baru Pasar Kombongan Usai Direvitalisasi

Foto | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:36 WIB

Pemprov DKI Jakarta akan Revitalisasi Pasar Tradisional yang Kumuh dan Rawan Banjir

Pemprov DKI Jakarta akan Revitalisasi Pasar Tradisional yang Kumuh dan Rawan Banjir

Foto | Senin, 15 September 2025 | 16:01 WIB

Gula Rafinasi Bocor ke Pasar Tradisional, Pemerintah Setop Impor

Gula Rafinasi Bocor ke Pasar Tradisional, Pemerintah Setop Impor

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 10:43 WIB

Penyebaran Virus Ternyata Secepat Ini, Pantas Syahrini Lap Tangan ke Jas Suami Usai Pegang Mikrofon

Penyebaran Virus Ternyata Secepat Ini, Pantas Syahrini Lap Tangan ke Jas Suami Usai Pegang Mikrofon

Entertainment | Senin, 08 September 2025 | 15:26 WIB

Boni Hargens: Siapapun yang Jadi Ketum ILUNI UI, Harus Perkuat UI, Alumni dan Bangsa

Boni Hargens: Siapapun yang Jadi Ketum ILUNI UI, Harus Perkuat UI, Alumni dan Bangsa

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 22:16 WIB

Terkini

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:27 WIB

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB