Jokowi Puji Lima Provinsi Tangani Covid-19, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 16 Juli 2020 | 06:05 WIB
Jokowi Puji Lima Provinsi Tangani Covid-19, Apa Saja?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pasar Pelayanan Publik di Banyuwangi, Kamis (25/6/2020). (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kerja pemerintah provinsi  dalam menangani Covid-19.

Ia pun memuji provinsi Yogyakarta, Bangka Belitung, Aceh, Sumatera Barat, dan Gorontalo yang dinilai baik dalam penanganan dan pengendalian Covid-19.

"Saya mengapresiasi kerja provinsi-provinsi, Bapak-Ibu sekalian para Gubernur, dan dalam penanganan Covid-19 ini dari seluruh parameter yang kita miliki memang DIY (D.I. Yogyakarta) yang paling baik,"ujar Jokowi saat memberikan arahan kepada gubernur di Istana Kepresidenan Bogor yang dikutip dari Setkab.go.id, Rabu (15/7/2020). 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

"Pak Wagub, nggih. Bangka Belitung, juga masuk. Ini yang lima besar yang baik. Bangka Belitung, Aceh juga masuk, yang ketiga. Sumatera Barat, juga masuk, dan Gorontalo."

Jokowi menuturkan penilaian provinsi tersebut berdasarkan data yang dimiliki Gugus Tugas nasional. Kendati demikian ia menilai provinsi lainnya juga baik dalam mengendalikan Covid-19.

Bahkan kata dia Provinsi Papua Barat  sudah berhasil dalam pengendalian Covid-19.

"Ini dengan parameter-parameter yang dimiliki oleh Gugus Tugas Pusat. Tapi yang lain saya lihat juga pengendaliannya baik. Saya tadi baru berbicara misalnya dengan Pak Gubernur Mandacan – Papua Barat, pengendaliannya yang sembuh banyak dan yang meninggal 4 (orang)," ucap dia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta menyebut target dunia saat ini adalah bagaimana menekan angka kematian dan meningkatkan kesembuhan setinggi-tingginya. 

"Dua ini yang sekarang dikejar oleh negara-negara di dunia. Karena apa, mengendalikan kasus positif Covid-19 sangat sulit. Jadi penekanannya ada di dual itu," kata Jokowi. 

baca juga

"Tapi kalau bisa tiga-tiganya, kasus positifnya turun, berarti positivity rate-nya, persentasenya juga turun tetapi angka kesembuhan dinaikkan, angka kematian diturunkan serendah-rendahnya. Bukan barang yang gampang tapi sekali lagi, ini bukan barang yang gampang," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga TKI yang Meninggal di Arab Saudi karena Corona Belum Terima Haknya

Keluarga TKI yang Meninggal di Arab Saudi karena Corona Belum Terima Haknya

Jabar | Kamis, 16 Juli 2020 | 02:05 WIB

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Bekerja Extraordinary Tangani Covid-19

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Bekerja Extraordinary Tangani Covid-19

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 23:55 WIB

Bersiaplah! Inpres untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Diteken Jokowi

Bersiaplah! Inpres untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Diteken Jokowi

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 23:38 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB