Viral Pasutri di India Tenggak Pestisida Gegara Lahannya Digusur

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 17 Juli 2020 | 07:17 WIB
Viral Pasutri di India Tenggak Pestisida Gegara Lahannya Digusur
Pasangan Dalit diserang polisi saat penggusuran lahan. (Twitter/ambedkariteIND)

Suara.com - Sepasang suami istri di India nekat menenggak pestisida setelah melihat tanahnya digusur oleh pemerintah.

Menyadur BBC, insiden ini memicu kemarahan publik India lantaran polisi menyerang pasangan asal negara bagian Madhya Pradesh ini. 

Dalam video yang tersebar di internet, nampak sejumlah polisi terlihat memukuli seorang pria dari golongan Dalit, kasta terendah yang diharamkan di India.

Polisi menyeret pria yang tak terima lahannya digusur itu, sembari menghantam kakinya dengan tongkat kayu.

Sang istri yang berusaha menyelamatkan suaminya juga tak luput dari pukulan tongkat kayu. Anaknya yang saat itu juga berada di lokasi kejadian, menangis melihat apa yang menimpa orang tuanya.

Pasangan ini mengatakan mereka telah menyewa tanah untuk lahan pertanian dan tak akan bisa hidup jika mereka diusir.

Keduanya kini dikabarkan tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan kondisinya mulai membaik.

Partai-partai opisisi di India mengatakan hal seperti ini seringkali menimpa kaum Dalit. Meski ada undang-undang yang melindungi mereka, namun kaun ini masih menghadapi diskriminasi.

"Pertarungan kita adalah melawan mentalitas dan ketidakadilan ini," cuit mantan pemimpin partai oposisi, Rahun Gandhi.

baca juga

Menurut laporan Gulf News, pasangan ini adalah Ram Kumar Ahirwar dan Savitri Devi. Keduanya telah lama menggarap tanah publik pemerintah Madhya Pradesh.

"Kami tidak tahu tanah ini tanah siapa, kami sudah lama menggarapnya. Jika tanaman kami hancur, kami tidak punya pilihan lain selain bunuh diri. Kami memiliki utang Rs3 lakh (sekitar Rp 58 juta), siapa yang akan membayarnya, pemerintah atau orang lain?" ujar savitri Bai dikutip dari Gulf News.

Otoritas berwenang disebutkan akan membangun tembok pembatas, untuk itu polisi berupaya mengosongkan tanah.

Kepala Menteri Madhya Pradesh Shivraj Singh Chouhan mengatakan penyelidikan sedang dilakukan dan atas kejadian ini, seorang pejabat lokal dan pengawas polisi telah dicopot dari jabatan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Usia 10 Tahun Mencuri di Bank, Gasak Rp 194 Juta dalam 30 Detik

Bocah Usia 10 Tahun Mencuri di Bank, Gasak Rp 194 Juta dalam 30 Detik

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:14 WIB

Curiga Selingkuh, Wanita Ini Nekad Cegat Mobil Suami di Tengah Jalan

Curiga Selingkuh, Wanita Ini Nekad Cegat Mobil Suami di Tengah Jalan

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 08:05 WIB

Dokter Bawa Jasad Pasien Corona ke Tempat Kremasi Pakai Traktor

Dokter Bawa Jasad Pasien Corona ke Tempat Kremasi Pakai Traktor

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×