Array

Kasus Corona Meningkat, Wagub DKI: Masyarakat Sudah Jenuh dan Capek

Jum'at, 17 Juli 2020 | 14:52 WIB
Kasus Corona Meningkat, Wagub DKI: Masyarakat Sudah Jenuh dan Capek
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berbincang dengan Direktur Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Suara.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui virus corona Covid-19 di Jakarta belakangan ini kembali meningkat dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Riza mengatakan penyebabnya karena masyarakat yang mulai jenuh dan capek.

Riza mengatakan masyarakat merasa jenuh karena harus mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan corona. Mulai dari harus berdiam diri di rumah, pakai masker, hingga menjaga jarak aman.

"Memang masyarakat kita sudah jenuh, capek, kemudian juga euforia sehingga ingin keluar," kata Riza di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2029).

Selain masyarakat yang mulai tidak taat, Riza menyebut pihaknya juga telah meningkatkan kapasitas tes virus corona. Dengan demikian maka semakin banyak kasus corona setiap harinya yang bisa ditemukan.

"Kami membuka data secara terbuka, secara transparan, dan terus melakukan identifikasi, testing, tracing, tujuannya adalah dalam rangka mempercepat identifikasi penyebaran Covid," kata Riza.

Imbas dari peningkatan kasus ini, DKI jadi harus memperpanjang lagi masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase 1 untuk dua pekan ke depan.

Ia meminta pada masyarakat bisa taat dan disiplin menjalankan protokol agar penularan tidak terus terjadi.

"Kita minta, seluruh masyarakat meningkatkan kedisiplinan, ketaatan dan kepatuhan untuk melaksanakan protokol Covid," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan mengatakan tingkat positif corona dibandingkan tes yang dilakukan atau positivity rate sempat menurun saat ibu kota menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar masa transisi. Namun pada pekan penghabisan, angkanya justru kembali meningkat.

Baca Juga: Waspada! Angka Reproduksi Virus Corona di Jakarta Kembali Meningkat

Anies mengatakan, sejak PSBB transisi diterapkan, pada lima pekan awal angka positivity rate sempat berada di bawah lima persen atau sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada pekan pertama PSBB transisi mulai 5 Juni lalu, positivity ratenya berada di angka 4,4 persen. Lalu pekan kedua kembali turun jadi 3,1 persen dan ketiga meningkat sedikit di angka 3,7 persen.

Setelah itu pada pekan keempat angkanya kembali naik jadi 3,9 persen dan terakhir pekan kelima jadi 4,8 persen.

"Jadi selama lima Minggu kita berada di dalam zona aman. Secara rekomendasi WHO kita ini di bawah 5 persen," ujar Anies lewat rekaman youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI