Survei Indikator; Menkes Terawan Semakin Tenggelam dalam Tangani Covid-19

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 16:39 WIB
Survei Indikator; Menkes Terawan Semakin Tenggelam dalam Tangani Covid-19
Hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia. [Tangkapan Layar]

Suara.com - Hasil survei lembaga Indikator menunjukkan adanya penurunan kepercayaan masyarakat terhadap Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terkait penanganan Pandemi Virus Corona.

Sebaliknya, hasil survei untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata masih dipercaya masyarakat mampu menangani pandemi Covid-19.

Hasil tersebut dilakukan dalam survei pada Juni 2020. Tercatat ada 36,7 persen responden yang cukup percaya dengan sosok Terawan. Presentase tersebut, lebih kecil ketimbang pada Mei 2020, yang saat itu tingkat kepercayaan terhadap mantan Dirut RSPAD ini mencapai 48,4 persen.

Bahkan hanya 2,2 persen responden yang mengaku sangat percaya akan kemampuan Terawan.

"Tingkat kepercayaan publik terhadap Menteri Kesehatan cenderung rendah dan semakin rendah dibanding temuan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Survei Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan secara virtual, Selasa (21/7/2020).

Temuan berbeda tampak pada sosok Presiden Jokowi. Meskipun kerap mendapatkan kritikan, namun sebanyak 52,6 persen responden masih cukup percaya dengan kemampuannya. Presentasenya hanya berkurang 1,1 persen ketimbang hasil survei pada Mei 2020 di mana terdapat 53,7 persen yang cukup percaya dengan Jokowi.

Penurunan presentase juga tampak pada responden yang sangat percaya akan kemampuan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sebab di bulan Juli, terdapat 8,3 persen responden yang menjawab sangat percaya sedangkan sebelumnya ada 14 persen responden yang menjawab serupa.

Kemudian melihat kinerja Jokowi selama menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia, ada sekitar 60 persen responden yang mengaku cukup puas di bulan Juli 2020. Terlihat peningkatan presentase untuk kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi.

Tetapi perubahan pun terjadi pada presentase publik yang tidak puas. Sebab pada bulan Februari, terdapat 26,1 persen responden yang mengaku tidak puas dengan kinerja Jokowi.

Lalu di bulan Mei 2020, ada 27,4 persen responden yang mengaku kurang puas dan meningkat di bulan Juli dengan presentase 29 persen responden.

"Kepuasan terhadap kerja Jokowi sekitar 65,1 persen. Tren kepuasan ini tampak cukup stabil dibanding dua bulan lalu, meski tampak sedikit turun dalam setahun terakhir," ungkapnya.

Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak dengan cara menghubungi melalui saluran telepon. Survei yang digelar pada 13 hingga 16 Juli tersebut memiliki toleransi kesalahan sekitar kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Indikator: Opini Publik Bergeser Dari Prioritas Kesehatan ke Ekonomi

Survei Indikator: Opini Publik Bergeser Dari Prioritas Kesehatan ke Ekonomi

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 15:42 WIB

Ekonomi Terpuruk, Mayoritas Masyarakat Ingin PSBB Disetop

Ekonomi Terpuruk, Mayoritas Masyarakat Ingin PSBB Disetop

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 14:58 WIB

Lewat Perpres, Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Lewat Perpres, Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19

News | Senin, 20 Juli 2020 | 22:46 WIB

Terkini

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:51 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB