Hasil Tes Negatif, Wanita Meninggal Misterius dengan Gejala Virus Corona

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 23 Juli 2020 | 17:56 WIB
Hasil Tes Negatif, Wanita Meninggal Misterius dengan Gejala Virus Corona
Ilustrasi tes Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang wanita asal Hull, Inggris meninggal misterius dengan gejala klasik virus corona. Anehnya, ia sudah menjalani tiga kali tes Covid-19 dan hasilnya selalu negatif.

Menyadur BBC pada Kamis (23/07/2020), wanita bernama Julie Taylor-Broadbent ini meninggal empat hari sebelum merayakan ulang tahun ke-50.

Keluarga Julie mengaku tak percaya dengan sistem swab atas kejadian ini meskipun Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial (DHSC) mengatakan skema pengujiannya dapat diandalkan dan efektif.

Awalnya, Julie dirawat di rumah sakit pada 4 Mei dengan keluhan sakit maag. Bukan membaik, kondisi wanita ini memburuk karena sulit bernafas. Ia bertahan dengan terapi oksigen di rumah sakit.

Petugas medis mengambil sampel lendir dari seorang pengunjung pasar saat tes swab di Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/5).  [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]
Ilusrasi tes Covid-19. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Keesokan harinya, Julie melakukan tes Covid-19 pertama dengan hasil negatif. Keluarga belum bisa bernafas lega karena Julie masih menunjukkan gejala virus corona hingga ia akhirnya menjalani tes lanjutan dua kali dan hasilnya kembali negatif.

"Tiga tes dan dia tidak ada di sini. Dia diuji negatif tiga kali," kata suami Julie, Jayne Taylor-Broadbent

"Saya ingin jawaban yang jujur. Saya ingin tahu mengapa Julie meninggal. Kami benar-benar tidak mendapat jawaban dari pemerintah," katanya.

Anak perempuan Julie, Emma Smith, mengatakan dia menemukan respons dari DHSC menggambarkan sebuah penghinaan. Ia kini sedang mengkampanyekan penyelidikan publik yang independen untuk memperbaiki keadaan.

Alat tes COVID-19 buatan China. [AFP]
Ilustrasu alat tes COVID-19. [AFP]

"Saya ingin mereka melihat apa yang telah mereka lakukan, melihat seberapa besar luka yang mereka timbulkan dan mengatasinya dengan terus terang."

baca juga

DHSC mengatakan semua tes swab bekerja dengan spesifikasi pabrikan sebelum digunakan, tapi ada kemungkinan kecil menunjukkan hasil negatif palsu atau hasil positif palsu seperti tes diagnostik lainnya.

"Pengujian dapat diandalkan dan efektif dan NHS Test and Trace telah membantu mengisolasi lebih dari 180.000 kasus tanpa ada peningkatan yang signifikan dalam kasus sejak negara mulai muncul dari kuncian," kata juru bicara.

DHSC menambahkan setiap kematian akibat virus corona adalah tragedi dan mereka menyampaikan simpati yang terdalam pada semua pihak yang kehilangan orang yang dicintai."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Staf Positif COVID-19, DPRD Makassar Akan Rapid Test Massal

2 Staf Positif COVID-19, DPRD Makassar Akan Rapid Test Massal

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 17:03 WIB

Ilmuwan Temukan Genetik Kelelawar Bisa Melawan Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Temukan Genetik Kelelawar Bisa Melawan Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 16:52 WIB

Ilmuwan China Kembangkan Alat Tes Covid-19 Baru, Cepat dan Akurat!

Ilmuwan China Kembangkan Alat Tes Covid-19 Baru, Cepat dan Akurat!

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×