Disetujui Parlemen Taiwan, Selangkah Lagi China Airlines Bakal Ganti Nama

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 24 Juli 2020 | 14:53 WIB
Disetujui Parlemen Taiwan, Selangkah Lagi China Airlines Bakal Ganti Nama
China Airlines. (Instagram/@chinaairlines.au)

Suara.com - Maskapai China Airlines selangkah lebih maju untuk mengganti nama perusahaan mereka. Menyadur CNN pada Jumat (24/07/2020), parlemen menyetujui proposal untuk mengubah citra maskapai, termasuk perubahan nama.

Penggantian nama China Airlines sudah menjalani proses diskusi yang panjang. Sebagai pesawat asli Taiwan, nama China Airlines dianggap kurang menguntungkan dan sering tertukar dengan maskapai Air China milik China daratan.

"Kementerian Perhubungan dan Komunikasi akan mempelajari dan mengusulkan rencana yang layak untuk penggantian nama China Airlines secara bertahap," jelas proposal yang sudah disetujui.

Proposal ini menekankan pihak Kementerian Transportasi untuk mendukung China Airlines sebagai merek internasional Taiwan.

China Airlines. (Instagram/@chinaairlines.au)
China Airlines. (Instagram/@chinaairlines.au)

Pihak China Airlines juga meminta bantuan kementerian untuk mengubah citra maskapai tanpa melibatkan negosiasi ulang atau modifikasi kebebasan penerbangan internasional maskapai penerbangan

Jason Liu, wakil presiden kantor komunikasi korporat China Airlines, mengatakan pihaknya tidak memiliki komentar mengenai topik ini.

China Airlines didirikan di Taiwan pada tahun 1959 dan melayani 160 tujuan di 29 negara. Pemegang saham mayoritas adalah Yayasan Pengembangan Penerbangan China, yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Taiwan.

China Airlines. (Instagram/@chinaairlines.au)
China Airlines. (Instagram/@chinaairlines.au)

Awal tahun 2000-an, ketika Taiwan dipimpin oleh Chen Shui-bian, beberapa perusahaan dengan embel-embel nama China, termasuk China Airlines diminta mengubah citra mereka.

Topik yang sama dibahas tahun 2016 di bawah kepemimpinan Tsai Ing-wen.

Sempat mereda, isu ini kembali panas kala kargo maskapai Taiwan ini mengirimkan pasokan medis virus corona di seluruh dunia dan dianggap berasal dari China daratan.

Warga Taiwan geram dan sebuah petisi perubahan nama muncul di Change.org. Hingga 23 Juli, lebih dari 50.000 orang menandatangani petisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maskapai Scoot Buka Kembali Penerbangan Surabaya-Singapura

Maskapai Scoot Buka Kembali Penerbangan Surabaya-Singapura

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB

Ya Ampun, Utang Garuda Indonesia ke Bank Rp 18,2 Triliun

Ya Ampun, Utang Garuda Indonesia ke Bank Rp 18,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:27 WIB

Dirut Garuda Indonesia Sebut Maskapai Sudah Tak Kuat Lagi Dihantam Corona

Dirut Garuda Indonesia Sebut Maskapai Sudah Tak Kuat Lagi Dihantam Corona

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2020 | 09:10 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB