Kompak Sentil Gibran, Refly Harun: Saya Tidak Sekasar Rocky Gerung

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 25 Juli 2020 | 10:37 WIB
Kompak Sentil Gibran, Refly Harun: Saya Tidak Sekasar Rocky Gerung
Refly Harun mengaku tidak sekasar Rocky Gerung dalam mengkritik. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Meski sama-sama sering mengkritik konstelasi politik di Indonesia, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengaku tidak sekasar pengamat politik Rocky Gerung dalam berkomentar terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020.

Pengakuan itu diungkapkan Refly Harun saat mengulas berita mengenai lawan politik putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dalam kontestasi Pilkada Solo 2020.

Refly mengaku selalu ada pendapat dan isu lain yang berputar dalam dinamika politik Indonesia.

"Bahwa mungkin ada lah perspektif mengatakan yaudahlah enggak usah pemilihan orang semua partai mendukung anak Presiden gimana mau pemilihan," kata Refly Harun dalam kanal Youtube-nya yang diunggah pada Jumat (25/7/2020).

"Walaupun saya tidak sekasar Rocky Gerung yang mengatakan mohon maaf, kosong lawan kosong, kotak kosong lawan apanya yang kosong," sambung Refly.

Pria 50 tahun itu mengaku fokusnya adalah mengawal proses pesta demokrasi yang sehat.

Refly juga menanggapi soal beredarnya kabar majunya seorang tukang jahit dan Ketua RT yang akan menjadi lawan Gibran.

"Ada yang mengatakan wah ini kan calon boneka saja, Bajo ini, agar pilkadanya jangan lawan kotak kosong. Masuk akal juga saudara-saudara sekalian, karena kalau lawan kotak koskng berat urusannya karena yang akan bilang tidak, tidak akan ragu-ragu pilih kotak kosong," kata Refly

Sebelumnya pada 21 Juli lalu, Rocky Gerung melontarkan sindiran pedas dengan mengatakan bahwa Gibran tidak akan kalah melawan kotak kosong.

"Politik Solo akan berupaya untuk menghindari itu. Artinya kemungkinan untuk dikalahkan kotak kosong akan tertutup. Jadi akan dicari cara supaya kotak kosong juga dikalahkan," kata Rocky dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Rocky Gerung Official.

Ia melanjutkan, "Jadi meme sekarang kalau kotak kosong yang kalah di Solo yang menang apa? Otak kosong? Jadi otak kosong versus kotak kosong."

Dalam video itu, Rocky juga menyebut majunya Gibran dalam kontestasi politik tersebut menunjukkan Jokowi otoriter melebihi era rezim Soeharto.

Ia merasa publik sudah muak dengan aksi Jokowi mengondisikan pesaing Gibran, Achmad Purnomo yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Solo.

Rocky menyebut Jokowi secara terang-terangan sedang memainkan penyogokan politik demi memuluskan langkah anaknya menjadi orang nomor satu di Kota Solo.

"Jokowi sogok pesaing anaknya dengan mengundang ke Istana. Ini orang nggak lagi hitung macam-macam, ini bukan sekadar arogansi, tapi maksimum kebusukan politik, ultimum kebusukan politik," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran: Tidak Wajib Coblos Saya Jadi Wali Kota Solo

Gibran: Tidak Wajib Coblos Saya Jadi Wali Kota Solo

Jawa Tengah | Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:33 WIB

Gibran Melawan Tuduhan Dinasti Politik Solo: di Mana Dinasti Politiknya?

Gibran Melawan Tuduhan Dinasti Politik Solo: di Mana Dinasti Politiknya?

Jawa Tengah | Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:23 WIB

Gibran dan Dhito Berpotensi Lawan Kotak Kosong, PDIP: Masyarakat Bisa Pilih

Gibran dan Dhito Berpotensi Lawan Kotak Kosong, PDIP: Masyarakat Bisa Pilih

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 19:55 WIB

Pasangan Gibran, Teguh Prakosa Dites Corona, Sempat Ngobrol dengan Purnomo

Pasangan Gibran, Teguh Prakosa Dites Corona, Sempat Ngobrol dengan Purnomo

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2020 | 18:45 WIB

Bangun Dinasti Politik Jokowi? Gibran: yang Diributkan Itu-itu Saja

Bangun Dinasti Politik Jokowi? Gibran: yang Diributkan Itu-itu Saja

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 18:13 WIB

FX Hadi Rudyatmo: DPC PDIP Solo Kecewa Gibran Jadi Calon Wali Kota

FX Hadi Rudyatmo: DPC PDIP Solo Kecewa Gibran Jadi Calon Wali Kota

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:58 WIB

Ahli: Jokowi Lebih Utamakan Pemulihan Ekonomi Dibanding Keselamatan Manusia

Ahli: Jokowi Lebih Utamakan Pemulihan Ekonomi Dibanding Keselamatan Manusia

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:53 WIB

Terkini

AS Sebar Informasi Wajah Mojtaba Khamenei Terbakar hingga Sulit Bicara, Benarkah?

AS Sebar Informasi Wajah Mojtaba Khamenei Terbakar hingga Sulit Bicara, Benarkah?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:30 WIB

Rumitnya Hidup Warga Iran saat Perang: Ngumpet di Kamar Mandi Hingga Berburu Obat Anti Kecemasan

Rumitnya Hidup Warga Iran saat Perang: Ngumpet di Kamar Mandi Hingga Berburu Obat Anti Kecemasan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:30 WIB

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB