Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB
Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina
Penembakan Odeh Awawdeh oleh pemukim Israel di West Bank memicu desakan akuntabilitas internasional atas kekerasan. (Skynews)
baca 10 detik
  • Odeh Awawdeh tewas ditembak pemukim Israel di West Bank meninggalkan bayi kembar dua bulan.

  • PBB mendesak akuntabilitas atas kekerasan sistemik oleh pemukim bersenjata terhadap warga Palestina.

  • Eskalasi konflik meluas hingga Gaza dan Nablus dengan jatuhnya korban jiwa warga sipil.

Suara.com - Kematian tragis Odeh Awawdeh yang ditembak dari belakang mengungkap potret kelam impunitas kelompok pemukim bersenjata di wilayah Tepi Barat.

Aksi militeristik pemukim yang dilindungi negara ini telah menciptakan eskalasi kekerasan tanpa henti terhadap warga sipil Palestina di Deir Dibwan.

Dikutip dari Skynews, kehilangan sosok ayah bagi sepasang bayi kembar berusia dua bulan menjadi simbol luka kemanusiaan di tengah pendudukan yang kian represif.

Pembongkaran bangunan warga Palestina di Tepi Barat oleh Israel [Foto: ANTARA]
Pembongkaran bangunan warga Palestina di Tepi Barat oleh Israel [Foto: ANTARA]

Jenazah pria berusia 25 tahun tersebut diarak dalam prosesi pemakaman yang penuh isak tangis di dekat wilayah Ramallah.

Warga setempat menyaksikan bagaimana peluru tajam menembus punggung Awawdeh saat kelompok pemukim menyerbu pemukiman mereka.

Kekuatan militer Israel dilaporkan melakukan penutupan akses desa serta penahanan puluhan warga saat insiden berdarah itu berlangsung.

Ilustrasi Gaza di Tepi Barat Palestina. (Shutterstock)
Ilustrasi Gaza di Tepi Barat Palestina. (Shutterstock)

Pejabat PBB menyoroti pola kekerasan yang terus berkembang dari gerakan pemukim yang kini semakin terorganisir secara militer.

Kutipan resmi menyebutkan bahwa para pemukim "memasuki desa dan bentrok dengan penduduk, dengan seorang pemukim bersenjata menembak dan membunuh" Awawdeh.

Laporan media lokal menyebutkan beberapa pemukim sempat ditahan untuk dimintai keterangan setelah tekanan publik meluas.

baca juga

Namun, pihak militer Israel memilih untuk tidak memberikan komentar segera terkait keterlibatan mereka dalam pengamanan aksi tersebut.

Desakan Akuntabilitas Internasional Atas Pertumpahan Darah

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat sedikitnya 15 nyawa warga sipil telah melayang akibat ulah pemukim sepanjang tahun ini.

Situasi di lapangan digambarkan oleh perwakilan hak asasi manusia PBB sebagai sebuah kengerian yang tidak pernah berhenti bagi warga.

Ajith Sunghay dari kantor HAM PBB menyatakan, "Komunitas internasional harus bersikeras pada akuntabilitas yang bermakna bagi para pelaku dari semua pembunuhan melawan hukum di wilayah pendudukan Palestina untuk menghentikan pertumpahan darah."

Di lokasi berbeda, seorang remaja berusia 15 tahun di Nablus juga tewas setelah diterjang timah panas tentara Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:01 WIB

Terkini

10 Warna Bedak Wardah yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat, Ini Pilihan Shade-nya

10 Warna Bedak Wardah yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat, Ini Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:07 WIB

Rusia Rekrut Warga Miskin Jadi Tentara Perang, Dijanjikan Uang Melimpah

Rusia Rekrut Warga Miskin Jadi Tentara Perang, Dijanjikan Uang Melimpah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:06 WIB

Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:05 WIB

Apa Warna Lipstik agar Gigi Terlihat Putih? Ini 4 Shade yang Direkomendasikan

Apa Warna Lipstik agar Gigi Terlihat Putih? Ini 4 Shade yang Direkomendasikan

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:03 WIB

Harga Pangan Kompak Turun! Cabai Anjlok hingga 19%, Beras dan Ayam Ikut Melandai

Harga Pangan Kompak Turun! Cabai Anjlok hingga 19%, Beras dan Ayam Ikut Melandai

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:03 WIB

Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026

Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:02 WIB

Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?

Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:00 WIB

7 Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Segera Periksa Pakai Kode Rahasia Ini!

7 Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Segera Periksa Pakai Kode Rahasia Ini!

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:52 WIB

Kisah Tani Kota Sejati 58 Kebagusan, Saat Tumpukan Sampah Disulap Jadi Hamparan Hijau

Kisah Tani Kota Sejati 58 Kebagusan, Saat Tumpukan Sampah Disulap Jadi Hamparan Hijau

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:51 WIB

Sempat Mandeg Sejak 2019, Sertifikasi Tanah Warga Jakarta Butuh Dana Pemerintah Pusat

Sempat Mandeg Sejak 2019, Sertifikasi Tanah Warga Jakarta Butuh Dana Pemerintah Pusat

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:51 WIB

×