Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Kumpulkan Sejumlah Pakar Sosial

Fabiola Febrinastri

Senin, 27 Juli 2020 | 18:06 WIB
Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Kumpulkan Sejumlah Pakar Sosial
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Kantor Kecamatan Secang, Magelang, melihat proses pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST). (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengumpulkan sejumlah pakar ilmu sosial dalam rapat penanganan pandemi Covid-19. Ganjar ingin membuat rekayasa perubahan perilaku sosial masyarakat, agar lebih masif dalam ketaatan protokol kesehatan.

Sejumlah tokoh hadir, antara lain, Prof. Mudjahirin Thohir, Prof. Saratri Wilonoyudho, Agustina Sulastri dan Annastacia Ediati.

"Banyak masyarakat yang tidak peduli karena berbagai faktor, salah satunya keyakinan bahwa urusan mati itu urusan Tuhan. Penggerakan tokoh-tokoh agama sebagai garda terdepan sosialisasi pada masyarakat dinilai efektif," kata Mudjahirin, di Gedung A lantai 2 Kantor Pemprov Jateng, Senin (27/7/2019).

Sementara itu, psikolog Annastasia mengutarakan, orang tidak patuh pada protokol kesehatan, tergantung keyakinan subyektifnya. Yang tidak patuh menilai, ia kuat dan tidak akan terkena penyakit itu.

"Ini memang problem. Kalau orang tidak takut, ya tidak akan patuh pada protokol kesehatan. Tapi jangan sekali-kali memberikan hukuman sebagai punishment, karena itu membuat rakyat takut dan marah. Ini justru berbahaya, karena bisa menurunkan imun dan tingkat kepercayaan publik pada pemerintah," ucapnya.

Semua masukan dari para pakar ilmu sosial itu ditampung Ganjar untuk dirangkum menjadi kebijakan. Ia menilai, masukan dari para pakar ilmu sosial itu sangat membantu pemerintah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan protokol kesehatan.

"Memang kami ingin masifkan lagi sosialisasi pada masyarakat. Sekarang banyak masyarakat yang sudah tidak peduli, sehingga butuh terobosan-terobosan baru. Kami mengundang para pakar ilmu sosial ini untuk mencari strategi yang tepat dalam memasifkan sosialisasi. Sosialisasi ini penting, karena kami ingin menekan terus penyebaran Covid-19 di masyarakat," kata Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Satgas Covid-19 Ajak Tokoh Agama Ubah Perilaku Masyarakat

Jokowi Minta Satgas Covid-19 Ajak Tokoh Agama Ubah Perilaku Masyarakat

News | Senin, 27 Juli 2020 | 18:02 WIB

Satgas Covid-19: Media Kerap Bandingkan Data Indonesia dan Negara Lain

Satgas Covid-19: Media Kerap Bandingkan Data Indonesia dan Negara Lain

News | Senin, 27 Juli 2020 | 17:49 WIB

Kasus Positif Tembus 100 Ribu, Satgas Covid: Indonesia Masih Krisis

Kasus Positif Tembus 100 Ribu, Satgas Covid: Indonesia Masih Krisis

News | Senin, 27 Juli 2020 | 17:30 WIB

Beredar 59 Klaster Perkantoran di Jakarta, Ini Kata Satgas Covid-19

Beredar 59 Klaster Perkantoran di Jakarta, Ini Kata Satgas Covid-19

News | Senin, 27 Juli 2020 | 17:23 WIB

Wisatawan Mulai Berdatangan ke Jogja, Pemkot Bakal Perketat Pengawasan

Wisatawan Mulai Berdatangan ke Jogja, Pemkot Bakal Perketat Pengawasan

Jogja | Senin, 27 Juli 2020 | 17:45 WIB

Sunyinya Mina Menjelang Puncak Haji di Tengah Pandemi

Sunyinya Mina Menjelang Puncak Haji di Tengah Pandemi

Foto | Senin, 27 Juli 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

×