Rendy, Pembunuh Anak dan Istri Pakai Tabung Gas Dikenal Pecemburu

Chandra Iswinarno

Senin, 27 Juli 2020 | 21:58 WIB
Rendy, Pembunuh Anak dan Istri Pakai Tabung Gas Dikenal Pecemburu
Ilustrasi [shutterstock]

Suara.com - Pelaku pembunuhan sadis terhadap anak dan istrinya, Rendy Arista (34), ternyata dikenal sebagai orang yang pecemburu dengan istrinya.

Perilaku Warga Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut disampaikan Kepala Desa (Kades) Taja Mulya Supandi.

“Memang kalau cekcok dengan istrinya itu pernah terjadi. Kalau baru-baru ini belum pernah terjadi. Tapi, orangnya itu (pelaku Rendy) memang cemburuan,” ujar Supandi saat dihubungi pada Senin (27/7/2020).

Menurutnya, mereka tinggal di Desa Taja Mulya Philips IV, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin sudah sekitar satu tahun terakhir ini.

“Kalau pelaku itu kesehariannya sebagai petani sawit. Namun, dia itu pernah direhab karena narkoba dua kali. Nah, sejak pulang direhab itu dia sering melamun,” kata dia.

Namun, istri pelaku pun pernah menemuinya karena sempat ribut persoalan rumah tangga yang menimpa mereka. Pasalnya, sikap cemburu pelaku Rendy itu kerap berlebihan.

“Memang orangnya itu cemburuannya tinggi. Bahkan, istrinya sendiri pernah mengakuinya kalau suaminya itu kerap cemburuan,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, kedua korban yang dibunuh pelaku Rendy telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang tak jauh dari desa tempat tinggalnya.

“Mereka (korban Yuti dan anaknya, Rajata) sudah dimakamkan hari ini (27 Juli 2020),” singkat dia.

baca juga

Diberitakan sebelumnya, pelaku Rendy mengabisi nyawa istri dan anaknya, Yuti Kontesa (30) dan Rajata Baikal (3), saat mereka tertidur di Desa Taja Mulya Philips IV, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Senin (27/7/2020) dini hari.

Kedua korban dibunuh dengan cara sadis, yakni dipukul di bagian kepala menggunakan tabung gas melon atau 3 kilogram.

Usai membunuh istri dan anaknya, pelaku Rendy sempat melakukan percobaan bunuh diri tiga kali. Dengan cara gantung diri dua kali, namun gagal karena tali yang hendak digunakan putus. Ketiga dengan cara minum racun.

Kini pelaku Rendy masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin. Mengingat, pelaku dalam kondisi kritis akibat keracunan.

Sebelumnya diberitakan, Rendy Arista (34), Warga Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) tega menghabisi nyawa istri dan anaknya sendiri, Yuti Kontesa (30) dan Rajata Baikal, balita berusia 3 tahun dengan kejam.

Pelaku memukuli kepala anak dan istrinya yang tengah tidur menggunakan tabung gas melon atau 3 kilogaram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Mengusir Roh Jahat, Kakak-Adik Pukuli Paman dan Nenek hingga Tewas

Klaim Mengusir Roh Jahat, Kakak-Adik Pukuli Paman dan Nenek hingga Tewas

News | Senin, 27 Juli 2020 | 20:16 WIB

Rendy Bunuh Anak dan Istrinya, Lalu Gagal Bunuh Diri dan Gantung Diri

Rendy Bunuh Anak dan Istrinya, Lalu Gagal Bunuh Diri dan Gantung Diri

News | Senin, 27 Juli 2020 | 16:58 WIB

Sadis! Rendy Bunuh Istri dan Anaknya Pakai Tabung Gas Saat Mereka Tertidur

Sadis! Rendy Bunuh Istri dan Anaknya Pakai Tabung Gas Saat Mereka Tertidur

News | Senin, 27 Juli 2020 | 14:50 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:59 WIB

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:56 WIB

Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo

Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:53 WIB

Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa

Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:50 WIB

Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari

Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:48 WIB

×