Heboh Predator Fetish Kain Jarik, Makan Banyak Korban hingga Alami Trauma

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 30 Juli 2020 | 17:15 WIB
Heboh Predator Fetish Kain Jarik, Makan Banyak Korban hingga Alami Trauma
fetish kain jarik (Twitter)

Suara.com - Kasus fetish kain jarik yang dilakukan oleh pria bernama Gilang menyita perhatian publik. Ternyata aksi tersebut telah dilakukan sejak lama dan memakan banyak korban hingga mereka mengalami trauma mendalam.

Akun Twitter @kingbang*** memberanikan diri angkat suara telah menjadi korban fetish kain jarik. Ironisnya, sang pemilik akun mendapatkan pelecehan seksual secara langsung oleh Gilang, bukan secara seksual seperti dialami oleh korban lainnya.

Aksi pelecehan seksual yang dialaminya secara langsung itu membuat ia mengalami trauma berat. Bahkan setelah kejadian berlalu berbulan-bulan lamanya ia masih mengalami trauma mendalam.

"Kebaikanku bikin aku trauma sampai 8 bulan ini. Benar-benar tidur pun aku sering mimpi hal itu sampai kebangun," kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/7/2020).

Ia menceritakan awal mengenal dengan Gilang melalui media sosial pada awal januari 2020. Dengan modus riset akademik, Gilang meminta bantuan si pemilik akun tersebut menjadi subjek percobaannya.

"Dia jelasin tentang penelitiannya, jadi nanti aku dimumiin, tapi naked (telanjang) dulu. Jadi nanti pakai penutup badannya yaudah dari kain jarik itu saja," ungkapnya.

Akhirnya, ia dan Gilang bertemu untuk membicarakan riset akademik yang dimaksud oleh Gilang. Setelah itu, si pemilik akun diajak ke kamar kosannya untuk memulai percobaan.

Di sana, si korban yang merupakan pemilik akun itu diminta untuk telanjang lalu dibungkus dengan kain jarik. Setelah terbungkus, tubuh korban digerayangi oleh Gilang.

"Setelah satu jam, dia akhirnya tanya-tanya ke aku. Pertanyaan yang ditanyakan ke aku 'Dek, kamu biseks ya?" ujar korban menirukan pertanyaan Gilang.

Gilang terus memaksa korbannya untuk mengakui kalau dia biseks, padahal korban memiliki orientasi seksual normal. Tak sampai di situ, Gilang terus menggerayangi tubuh korban hingga korban menangis dan mengalami kejang.

Korban berusaha melepaskan diri dari ikatan kain jarik hingga berhasil. Setelah berhasil meloloskan diri, Gilang kembali mengintimidasi korban.

"Dengan pertimbangan nanti aku diapa-apain, aku bilang ija saja karena setakut itu," ungkapnya.

Mendengar hal itu, Gilang justru semakin berani. Ia justru memaksa korban untuk memuaskan nafsu seksualnya hingga klimaks. Hal serupa dilakukan terhadap korban yang berada di bawah tekanan dan ketakutan.

Setelah insiden tersebut, korban pulang dalam keadaan kacau. Ia tidak berani pulang ke rumah karena khawatir dengan keluarganya.

Dukungan mengalir deras untuk korban melalui media sosial. Banyak warganet yang memberikan semangat dan dukungan penuh agar korban bisa melewati traumanya.

Sebelumnya, kasus fetish kain jarik terungkap setelah akun Twitter @m_fik*** mengungkapnya melalui media sosial. Gilang meminta korban dibungkus menggunakan kain jarik dengan modus yang sama, yakni riset akademik.

Pelecehan seksual tersebut dilakukan secara virtual. Korban diminta untuk memfoto kegiatan tersebut dan membuat video saat melakukan aksi membungkus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Korban Predator Seks Fetish Kain Jarik, Polisi Surabaya Bergerak

Heboh Korban Predator Seks Fetish Kain Jarik, Polisi Surabaya Bergerak

Jatim | Kamis, 30 Juli 2020 | 15:01 WIB

Arti Fetish dari Fenomena Fetish Kain Jarik yang Viral di Twitter

Arti Fetish dari Fenomena Fetish Kain Jarik yang Viral di Twitter

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:28 WIB

Fetish Kain Jarik Viral, Ini 7 Fakta Tentang Gangguan Seksual Itu

Fetish Kain Jarik Viral, Ini 7 Fakta Tentang Gangguan Seksual Itu

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB