Arti Fetish dari Fenomena Fetish Kain Jarik yang Viral di Twitter

Dany Garjito | Hani | Suara.com

Kamis, 30 Juli 2020 | 14:28 WIB
Arti Fetish dari Fenomena Fetish Kain Jarik yang Viral di Twitter
fetish kain jarik (Twitter)

Suara.com - Jagat Twitter dihebohkan dengan utas pengakuan seorang warganet yang menjadi korban pelecehan seksual. Pelecehan ini dilakukan oleh seorang pria predator fetish kain jarik dengan modus riset tugas akhirnya. Lalu apa arti fetish?

Fetish kain jarik viral di Twitter

Pelecehan yang geger karena dibongkar di Twitter ini dilakukan oleh seorang pria predator fetish kain jarik dengan modus riset tugas akhirnya. Pengakuan tersebut diungkapkan oleh akun Twitter @m_*****s.

Melalui aplikasi chat WhatsApp, pelaku meminta korban untuk membantu menjadi objek riset tentang bungkus membungkus. Nantinya, objek harus dibungkus menggunakan selotip dan kain jarik dari ujung kaki hingga ujung kepala. Risetnya dilakukan dengan dalih untuk melihat respon alami objek yang dibungkus.

Pelaku bernama Gilang, mengaku sebagai mahasiswa angkatan 2015 di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya. Ia mencari korban dengan cara mengajak berkenalan lewat Instagram. Korban lainnya yang pernah dihubungi, ikut mengungkapkan kisahnya di utas tersebut.

Setelah semakin viral, warganet menyimpulkan bahwa Gilang memiliki fetish terhadap orang yang dibungkus kain jarik.

Arti Fetish

Ilustrasi pakaian dalam. (Shutterstock)
Ilustrasi pakaian dalam. (Shutterstock)

Menyadur dari Psychology Today, fetish adalah daya tarik seksual pada benda mati atau bagian dari tubuh yang secara tradisional tidak dipandang sebagai seksual.

Fetish sebenarnya normal bagi seksualitas manusia. Tetapi, apabila tingkat gairahnya menganggu fungsi seksual dan sosial, fetish dikatakan bermasalah.

Individu yang memiliki fetish akan memiliki ketergantungan dan fokus yang sangat spesifik pada hal yang menurutnya menarik dan bisa mendapatkan gairah dan kepuasan seksual.

Fetish disebut gangguan fetishistic apabila ada tekanan pribadi dan mengganggu fungsinya dalam bidang sosial, pekerjaan atau fungsi lainnya.

Mereka yang mengidentifikasi dirinya memiliki fetish tetapi tidak melakukan pengaduan ke psikolog, akan dianggap hanya memiliki fetish dan bukan gangguan fetishistic. Sementara gangguan fetishistic lebih banyak diidap pria daripada wanita.

Benda fetish yang umum di antaranya pakaian dalam, kaos kaki, barang dari karet, dan pakaian dari kulit.

Sedangkan bagian tubuh yang berhubungan dengan fetish termasuk kaki, jari kaki, dan rambut. Tak jarang, beberapa orang juga memadukan benda mati dan bagian tubuh seperti penggunaan kaos kaki di kaki.

Gambar benda fetish bisa meningkatkan gairah pada beberapa orang, meskipun lebih membutuhkan objek yang sebenarnya.

Selain itu, orang dengan fetish biasanya akan memegang, menggosok, mengecap, atau mencium objek fetish untuk mencapai kepuasan seksual. Bisa juga meminta pasangannya untuk mengenakan objek fetishnya selama berhubungan seksual.

Itulah arti fetish. Jika Anda memiliki fetish yang mengganggu fungsi kehidupan, ada baiknya segera memeriksakannya ke psikolog.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Kain Jarik, Ini 5 Bentuk Fetish Aneh yang Juga Nyata

Selain Kain Jarik, Ini 5 Bentuk Fetish Aneh yang Juga Nyata

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2020 | 13:38 WIB

Utas Fetish Kain Jarik Viral, Buat Nama Gilang Trending di Twitter

Utas Fetish Kain Jarik Viral, Buat Nama Gilang Trending di Twitter

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2020 | 13:09 WIB

Heboh Pria Jadi Korban Fetish Kain Jarik, Modus untuk Riset Akademik

Heboh Pria Jadi Korban Fetish Kain Jarik, Modus untuk Riset Akademik

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 12:49 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB