Kabur Saat Disembelih, Sapi Ini Malah Jadi Penjaga Warung Kelontong

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 15:44 WIB
Kabur Saat Disembelih, Sapi Ini Malah Jadi Penjaga Warung Kelontong
Sapi kurban jaga warung (Twitter/yussgayus)

Suara.com - Seekor sapi kurban di Krapyak Wetan, Panggungharjo, Yogyakarta, kabur saat hendak disembelih pada Hari Raya Idul Adha. Sapi tersebut kabur ke salah satu warung kelontong milik warga hingga tampak seperti sedang menjaga warung.

Video sapi menjadi penjaga warung tersebut viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @yussgayus.

"Sapi kurban masjid dekat rumah lepas, sekarang jaga warung dekat masjid," kata pemilik akun seperti dikutip Suara.com, Sabtu (1/8/2020).

Saat hendak disembelih oleh warga sekitar, sapi berwarna hitam tersebut mengamuk dan melarikan diri. Sapi tersebut bersembunyi di dalam warung milik warga.

Dalam video tersebut, tampak sapi tersebut berdiam diri di dalam warung. Momen tersebut langsung diabadikan oleh warga sekitar.

Video tersebut langsung menyedot perhatian warganet. Hingga Sabtu siang, video tersebut telah disaksikan lebih dari 24 ribu pengguna.

Beragam komentar membanjiri akun tersebut. Banyak warganet yang berseloroh hingga mengundang gelak tawa warganet lainnya.

"Lek, beli," kata @cak0ne.

"Dia mau minum teh puc*k kali, hauus cuy haus," ujar @awmiawww.

baca juga

"Mau jajan dulu sebelum dipotong," ungkap @ssaayyaangg.

Sapi kurban jaga warung (Twitter/yussgayus)
Sapi kurban jaga warung (Twitter/yussgayus)

Sapi Seruduk Polisi hingga Tersungkur

Seekor sapi kurban jenis Brahman mengamuk menyeruduk puluhan personel polisi yang akan menangkap hewan yang lepas tersebut di Blitar, Kamis (30/7/2020) sore.

Selain menyeruduk polisi, lepasnya hewan kurban tersebut juga sempat membuat kemacetan. Sapi yang mengamuk juga merusak sejumlah sepeda motor milik warga yang ada di parkiran warung. Sapi tersebut akhirnya roboh di dalam warung setelah dua kali ditembus peluru tajam.

Peristiwa berawal saat Gunawan (52) warga Desa Bence, Kecamatan Garum mengangkut sapi ke Masjid An Nur di Jalan Borobudur, Kota Blitar. Ketika diturunkan, Sapi lalu mengamuk dan terlepas.

Sapi yang berlari menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Borobudur. Polisi yang menerima laporan lalu datang sekitar satu kompi.

Satu peluru tajam ditembakan polisi kearah sapi. Namun sapi tak jua roboh. Petugas lalu mencoba menjerat dengan membuat simpul lasso untuk dikalungkan ke leher sapi.

Sapi yang terluka karena tembak itu malah ngamuk dan menyeruduk kerumunan polisi. Akibatnya Ipda Widarto malah diseruduk dan tersungkur. Selain itu sapi juga merusak sejumlah sepeda motor milik pelanggan warung yang saat itu sedang diparkir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Jagal Meninggal Sebelum Sembelih Hewan Kurban, Videonya Viral

Tukang Jagal Meninggal Sebelum Sembelih Hewan Kurban, Videonya Viral

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Kasihan tapi Ngakak, Kumpulan Keong Ini Kompak Kabur saat Hendak Dimasak

Kasihan tapi Ngakak, Kumpulan Keong Ini Kompak Kabur saat Hendak Dimasak

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 10:10 WIB

Gara-gara Ukuran, Beli Dompet Buat Pacar Malah Berujung Diputusin

Gara-gara Ukuran, Beli Dompet Buat Pacar Malah Berujung Diputusin

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 07:35 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×