Setelah AS, Warga Jepang Juga Diteror Paket Misterius dari China

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:02 WIB
Setelah AS, Warga Jepang Juga Diteror Paket Misterius dari China
Ilustrasi paket misterius. (Pixabay/bomei615)

Suara.com - Sejumlah warga Jepang di berbagai daerah dikejutkan oleh kiriman paket misterius yang ditandai berasal dari China.

Menyadur Japan Times, Selasa (4/8/2020), teror paket berisi benih tanaman itu mirip dengan apa yang terjadi di Amerika Serikat dan Inggris.

Pihak berwenang memperingatkan adanya potensi penipuan dan mendesak masyarakat untuk tidak menanam benih yang belum diketahui jenisnya itu.

Pemerintah Jepang khawatir benih itu bisa berisi virus, bakteri, atau tanaman invasif.

Peringatan itu mengikuti beberapa panduan dari pusat urusan konsumen negara itu dan stasiun karantina tanaman kementerian pertanian.

"Paket-paket itu mungkin penipuan untuk mengelabui penerima agar membayar produk tersebut," kata seorang pejabat Pusat Urusan Konsumen Nasional.

"Atau ini merupakan 'penipuan menyikat' di mana penjual berperan sebagai penerima dan memposting ulasan pelanggan palsu secara online untuk meningkatkan peringkat produk."

Seorang pejabat dari Stasiun Perlindungan Tanaman di Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan mengatakan penerima tidak boleh menanam benih karena mereka mungkin memiliki virus, kuman atau hama.

Pemerintah kota Miura, Prefektur Kanagawa, mengatakan bahwa seorang pria berusia 60-an membawa sebuah amplop kepada mereka pada 30 Juli yang mengatakan bahwa ia dikirim sesuatu yang mencurigakan.

Amplop itu, berukuran sekitar 15 sentimeter persegi, berisi kantong plastik yang memuat sekitar 100 biji berwarna coklat.

Amplop, yang tak memiliki informasi pengirim, ditandai berasal dari kota Cina Shenzhen di provinsi Guangdong, China dan label dalam bahasa Inggris mengatakan itu berisi perhiasan.

Kejadian serupa juga berlangsung di Amerika Serikat pada akhir Juli lalu. Warga AS mendapat teror berupa paket berbentuk tempat perhiasan yang isinya adalah benih tanaman.

Sama seperti Jepang, Departemen Pertanian dan Makanan AS juga melarang warga menanam benih itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Kasih Kesempatan TikTok Negosiasi dengan Microsoft

Donald Trump Kasih Kesempatan TikTok Negosiasi dengan Microsoft

Video | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:50 WIB

Pelajar dari AS Ditangkap BNNP Bali karena Konsumsi Ganja Berbentuk Kue

Pelajar dari AS Ditangkap BNNP Bali karena Konsumsi Ganja Berbentuk Kue

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:06 WIB

Cute Abis, WO Ini Tawarkan Pesta Pernikahan Bertema Rilakkuma

Cute Abis, WO Ini Tawarkan Pesta Pernikahan Bertema Rilakkuma

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2020 | 07:45 WIB

Paket Misterius dari China Teror Warga Amerika Serikat

Paket Misterius dari China Teror Warga Amerika Serikat

News | Senin, 27 Juli 2020 | 10:25 WIB

Terkini

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB