Perempuan Indonesia Ini Dicari Polisi Diraja Malaysia

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:22 WIB
Perempuan Indonesia Ini Dicari Polisi Diraja Malaysia
Kesa, wanita WNI yang sedang diburu Polisi Diraja Malaysia (PDRM).[Antara Foto/Ho-IPD Ampang Jaya)

Suara.com - Seorang wanita cantik berkewarganegaraan Indonesia sedang dicari Polisi Diraja Malaysia (PDRM) karena ia dianggap dapat membantu mengungkap kasus pembunuhan yang melibatkan wanita.

Menyadur Free Malaysia Today, Selasa (4/8/2020) wanita cantik tersebut dikenal sebagai Kesa dan berusia 30-an, ia diburu polisi Malaysia terkait penemuan mayat wanita di pinggir jalan di Pandan Indah pada 30 Juli.

Kantor Polisi Daerah Ampang Jaya dalam sebuah pernyataan resmi meminta masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi mengenai wanita tersebut segara menghubungi Pegawai Penyelidik Asisten Superintenden N Yugantharan di nomor +6012-8726664 atau 03-42952222, seperti disadur dari Antara News.

Mayat yang ditemukan diidentifikasi berusia 28 tahun dan diduga di bunuh di tempat lain sebelum akhirnya dibuang di lokasi tersebut.

Sembilan orang, termasuk tiga warga negara asing, ditangkap pekan lalu setelah mayat itu ditemukan.

Semua tersangka, berusia antara 20 dan 49 tahun, ditangkap di Seri Kembangan, Serdang; Taman LAUT, Petaling Jaya; dan Sungai Jarum, Kuala Langat.

Polisi mendapat laporan dari seorang perawat di Hospital Ampang terkait kejadian pada pukul 20.30 waktu setempat.

Saat ditemukan, wanita yang juga warga negara asing tersebut mengalami luka lebam di bagian leher, tulang selangkang kanan dan di bagian lain.

Motif pembunuhan hingga kini masih didalami petugas kepolisian Malaysia.

Menurut Atase Polri KBRI Kuala Lumpur Senior Supt Hey Dian Dwiharto SIK menjelaskan bahwa pihak PDRM belum memberikan penjelasan apakah sudah menghubungi pihak kedutaan Indonesia atau belum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperbudak dan Disiksa 3 Majikan di Malaysia, Telinga TKI Hampir Putus

Diperbudak dan Disiksa 3 Majikan di Malaysia, Telinga TKI Hampir Putus

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:04 WIB

Mulai 2025, Malaysia Bakal Batasi Jatah Pengunaan Air di Masyarakat

Mulai 2025, Malaysia Bakal Batasi Jatah Pengunaan Air di Masyarakat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:40 WIB

Sukses Terapkan Lockdown, Malaysia Hanya Catat 2 Kasus Baru Covid-19

Sukses Terapkan Lockdown, Malaysia Hanya Catat 2 Kasus Baru Covid-19

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:23 WIB

Terkini

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB