Muhadjir Sebut Keluarga Miskin Naik karena Saling Besanan, Fadli Zon Kaget

Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:41 WIB
Muhadjir Sebut Keluarga Miskin Naik karena Saling Besanan, Fadli Zon Kaget
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tentang keluarga miskin baru muncul kaena keluarga miskin saling besanan membuat kaget politikus Fadli Zon.

Politikus Partai Gerindra itu mengaku tak menyangka jika Menteri Muhadjir bisa melontarkan pernyataan tentang kelahiran keluarga miskin baru yang disebabkan oleh perkawinan sesama keluarga miskin itu.

Fadli mengaku bahwa ucapan itu membuatnya tak lagi mengenali sosok Muhadjir yang dulu pernah ia kenal.

"Kok Pak Muhadjir pernyataannya bisa begini ya? Tak seperti Pak Muhadjir yang saya kenal dulu tahun 1990-an," tulis Fadli Zon melalui Twitter, Selasa (4/8//2020).

Cuitan Fadli Zon kaget dengan pernyataan yang dilontarkan Muhadjir Effendy. (Twitter/@fadlizon)
Cuitan Fadli Zon kaget dengan pernyataan yang dilontarkan Muhadjir Effendy. (Twitter/@fadlizon)

Pernyataan Menteri Muhadjir dinilai kontroversial lantaran menyebut bahwa jumlah rumah tangga miskin terus meningkat karena perkawinan.

Mengutip Antara, Menteri Muhadjir berpendapat bahwa keluarga miskin yang menikah dengan keluarga miskin lain memunculkan rumah tangga miskin baru.

Oleh karena itu, Menteri Muhadjir mengatakan perlu adanya pemotongan mata rantai keluarga miskin di Tanah Air.

"Ini penting, karena kemiskinan itu pada dasarnya atau basisnya adalah di dalam keluarga itu sendiri," katanya ketika menjadi pembicara webinar kegiatan peringatan Hari Anak Nasional 2020.

Lebih lanjut, Menter Muhadjir mengatakan bahwa hingga saat ini rumah tangga miskin di Indonesia mencapai 76 juta keluarga yang tersebar di berbagai daerah.

Baca Juga: Tembus 5,7 Juta Rumah Tangga, Menko PMK: Kemiskinan Basisnya di Keluarga

Jumlah itu masih merupakan 20 persen dari total rumah tangga di Indonesia.

Kondisi rumah tangga miskin itu, dijelaskan Muhadjir, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses pertumbuhan anak, misalnya stunting (kekerdilan anak).

Dengan jumlah keluarga miskin yang cukup tinggi, Muhadjir mengingatkan agar semua pihak betul-betul siap dalam merencanakan keluarga agar terhindar dari kelahiran anak stunting.

Apalagi, saat ini angka stunting di Indonesia masih di atas 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI