Gegara Pakai Kaus Aku BAB Hari Ini, Maling Ini Mudah Ditangkap Polisi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 06 Agustus 2020 | 14:02 WIB
Gegara Pakai Kaus Aku BAB Hari Ini, Maling Ini Mudah Ditangkap Polisi
Ilustrasi pencuri. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pencuri di Texas, Amerika Serikat bernasib apes karena memakai kaus unik bertuliskan 'I Pooped Today' yang artinya 'aku BAB hari ini'.

Menyadur Metro pada Kamis (06/08/2020), kaus unik tersebut membuatnya mudah dikenali bahkan oleh polisi yang menangani kasus kriminalnya sebelum ini.

John Hunt, pria yang memiliki daftar panjang dalam berbagai aksi kriminal ini dilaporkan ke polisi karena mencuri alat keamanan rumah dan meteran listrik beberapa waktu lalu.

Pegawai toko menceritakan ciri-ciri Hunt dengan sangat jelas termasuk kaus bertuliskan 'I Pooped Today' yang nyeleneh.

Tak disangka, polisi masih mengingat kaus unik ini dan membuka kembali daftar kasusnya.

Ilustrasi pencuri. (Pixabay/Alexas_Fotos)
Ilustrasi pencuri. (Pixabay/Alexas_Fotos)

Benar saja, pencurian ini dilakukan oleh orang yang sam yaitu John Hunt. Sebelumnya, Hunt pernah mencuri dengan kaus yang sama dan polisi masih mengingat ciri-ciri kausnya dengan jelas.

Tak butuh waktu lama untuk menemukan John Hunt dan ia ditangkap tak lama setelah dilaporkan.

Hunt dipenjara selama 9 bulan atas dakwaan dua tindakan pencurian senilai Rp 87 juta.

John Hunt memiliki daftar panjang tindakan kriminal sejak tahun 2014. Ia pernah melakukan penyerangan, pencurian dan mengemudi tanpa sabuk pengaman.

Sementara itu, satu keluarga membuat warga Texas geger karena dinyatakan positif corona setelah menggelar pesta reuni bulan lalu. Bahkan, satu di antaranya meninggal dan satu lagi dalam kondisi koma.

Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)
Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)

Menyadur NBC News, Tony Green selaku tuan rumah pesta reuni keluarga tersebut meyakini pandemi Covid-19 adalah tipuan, menyebut kelompok yang infeksi adalah "pelajaran keras dalam realitas Covid-19,"

"Dengan sangat tergesa-gesa, saya mulai memprediksikan sup alfabet tentang 'scamdemic ini,'" kata Green dalam sebuah kolom di Dallas Voice.

"Saya percaya virus itu tipuan. Saya percaya media mainstream dan Partai Demokrat menggunakannya untuk membuat kepanikan, menghancurkan ekonomi dan menghancurkan peluang Trump pada pemilu," jelas Green.

"Saya berjanji, jika kita terus lebih khawatir tentang gangguan pada hidup kita daripada kita menghentikan virus ini, tidak ada orang Amerika yang akan selamat." ujar Green.

Ilustrasi pesta barbekyu di pantai. 9Pixabay/Anwar Yahya)
Ilustrasi pesta . (Pixabay/Anwar Yahya)

Seolah kena karma, ia dan keluarganya langsung tertular virus corona saat merayakan kelahiran seorang cucu di keluarganya. Setelah pesta usai, Green terbangun dengan perasaan mual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diteriaki Maling, Pencuri Mobil BRI Ngumpet di Rumah Anggota DPRD Solo

Diteriaki Maling, Pencuri Mobil BRI Ngumpet di Rumah Anggota DPRD Solo

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:31 WIB

Diajakin Ngopi Bareng, KY Ngaku Nyolong HP di Depan Polisi

Diajakin Ngopi Bareng, KY Ngaku Nyolong HP di Depan Polisi

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 19:46 WIB

Bikin Nyesek, Ayah Curi HP agar Bisa Dipakai Anaknya Belajar Online

Bikin Nyesek, Ayah Curi HP agar Bisa Dipakai Anaknya Belajar Online

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:28 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB