Masih Pandemi Covid-19, Bolehkah Kampanye Pilkada Langsung?

Bimo Aria Fundrika | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 04:15 WIB
Masih Pandemi Covid-19, Bolehkah Kampanye Pilkada Langsung?
Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Meski pandemi virus Corona (Covid-19) masih berlangsung, pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 diupayakan dilakukan secara daring. Akan tetapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak bisa melarang apabila ada kampanye yang bersifat tatap muka langsung. 

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan para peserta pilkada harus memahami terkait protokol kesehatan yang harus diterapkan. Kalau tidak, dikhawatirkan malah menimbulkan konflik yang tidak diinginkan.

"Bagi peserta pemilu kami meminta mereka tentu memahami aturannya. Karena kalau gak paham aturannya, misalkan KPU mengarahkan ke kanan dia kemudian minta ke kiri, nah itu bisa jadi ribut, bisa jadi konflik gitu ya," kata Arief dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (6/8/2020).

Petugas kesehatan berjaga saat tes usap (swab test) massal digelar di Gedung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia ((KPU RI) Jakarta, Selasa (4/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas kesehatan berjaga saat tes usap (swab test) massal digelar di Gedung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia ((KPU RI) Jakarta, Selasa (4/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dengan begitu, Arief meminta para peserta agar benar-benar memahami aturan main yang telah ditentukan pihak penyelenggara pemilu. Ia mencontohkan salah satu aturan yang ditetapkan yakni soal kampanye. 

Di tengah kondisi Covid-19 yang masih menyerebak, peserta pemilu diupayakan untuk melakukan kampanye secara daring. Akan tetapi, ia tidak memungkiri apabila tidak semua daerah bisa melakukannya. 

Oleh karena itu, kampanye secara tatap muka langsung menjadi pilihan. Namun, ada sejumlah aturan yang mesti dipahami. 

"Misalnya, pembatasan kapasitas orang dalam sebuah ruangan. Kemudian menjaga jarak, menggunakan masker, membawa hand sanitizer, face shield bila diperlukan dan tentu yang lain-lain ya terkait dengan protokol kesehatan," ujarnya. 

Kemudian, KPU juga menginginkan agar para peserta pemilu dapat ikut andil sosialisasikan informasi bahayanya Covid-19. Menurutnya, perang melawan virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Hubei, China tersebut menjadi tugas semua pihak. 

"Nah, supaya isu ini terus berjalan ada pemikiran agar tema-tema kampanyenya nanti terkait dengan penanganan Covid-19," tuturnya. 

Sebelumnya, berbicara soal protokol kesehatan, Arief menjamin sudah tersedia di TPS. Mulai dari para petugas TPS yang mengenakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap seperti masker, sarung tangan, hingga face shield. 

Sedangkan untuk pemilih bakal disediakan tempat cuci tangan sebelum memasuki TPS dan diberikan sarung tangan. Begitu pun ketika sudah mencoblos, di mana para pemilih juga harus mencuci tangannya kembali. 

"Protokol ini harus dipatuhi semua pihak penyelenggara peserta pengawas kemudian saksi pemilih semua pihak dalam proses pemungutan suara harus mematuhi itu," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilkada 2020, Potensi Suara Hilang Besar karena Pemilih Takut ke TPS

Pilkada 2020, Potensi Suara Hilang Besar karena Pemilih Takut ke TPS

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:02 WIB

Pilkada di Masa Pagebluk, KPU Minta Warga Tak Takut ke TPS

Pilkada di Masa Pagebluk, KPU Minta Warga Tak Takut ke TPS

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:54 WIB

Prokotol Kesehatan Dimatangkan untuk Pilkada, KPU Minta Warga Tidak Takut

Prokotol Kesehatan Dimatangkan untuk Pilkada, KPU Minta Warga Tidak Takut

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:49 WIB

Terkini

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:15 WIB

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB