Korban Gilang Fetish Kain Jarik 25 Orang, Polisi: Masih Mungkin Bertambah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:09 WIB
Korban Gilang Fetish Kain Jarik 25 Orang, Polisi: Masih Mungkin Bertambah
Polisi menunjukkan barang bukti kasus Gilang Sang Fetish Kain Jarik di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020). (Suara.com/Arry Saputra)

Suara.com - Setelah berhasil menangkap Gilang Aprilian Nugraha (22) sang fetish kain jarik, polisi merilis kasusnya di Mapolrestabes Surabaya. Dia dihadirkan dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye dan tangan di borgol.

Namun, Gilang tak bisa memberikan keterangan sama sekali dan tak menjawab pertanyaan awak media saat ditanyai. Ia hanya tertunduk di belakang aparat kepolisian.

Polisi menunjukkan barang bukti kasus Gilang Sang Fetish Kain Jarik di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020). (Suara.com/Arry Saputra)
Polisi menunjukkan barang bukti kasus Gilang Sang Fetish Kain Jarik di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020). (Suara.com/Arry Saputra)

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir menyebut bahwa dari hasil penyelidikan, korban 'bungkus' yang dilakukan mantan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga tersebut sudah ada puluhan orang.

"Sejauh ini dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang kami lakukan kepada yang bersangkutan bahwa korbannya tercatat sudah ada sebanyak 25 orang," kata Isir saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020).

Sebanyak 25 orang yang menjadi korban perilaku menyimpang oleh Gilang dilakukan selama 5 tahun, mulai dari 2015 hingga 2020. Tak menutup kemungkinan korban masih bertambah.

"Nanti akan kita gali lebih lanjut. Yang akan kami lakukan berikutnya tetap berkoordinasi dengan help center unair, minta keterangan korban. Karena korban perlu kita lindungi," ujarnya.

Fetish Kain Jarik. (Twitter)
Fetish Kain Jarik. (Twitter)

Dalam upaya penyelidikan hingga penangkapan,Isir mengatakan dengan cepat melakukan tindakan. Selama 6 hari polisi mengetahui keberadaan Gilang. Ia berada di tempat tinggal saudaranya beralamatkan Jalan Cilik Riwut, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

"31 Juni 2020 kami melakukan penyelidikan, dan dalam waktu 6 hari jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Polres Kapuas pada 6 Agustus 2020 menangkapnya," jelasnya.  

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Korban Predator Seks Fetish Kain Jarik Gilang Cowok Semua

Terungkap! Korban Predator Seks Fetish Kain Jarik Gilang Cowok Semua

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:18 WIB

Gilang Predator Seks Fetish Kain Jarik Ditangkap, Didampingi Pengacara

Gilang Predator Seks Fetish Kain Jarik Ditangkap, Didampingi Pengacara

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:08 WIB

Foto Penangkapan Gilang Sang Predator Seks Fetish Kain Jarik di Rumah

Foto Penangkapan Gilang Sang Predator Seks Fetish Kain Jarik di Rumah

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB