Siswa Miskin Gunakan Masker Bekas Pakai, Guru Protes ke Pemerintah

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:07 WIB
Siswa Miskin Gunakan Masker Bekas Pakai, Guru Protes ke Pemerintah
Siswa Tak Mampu Jahit dan Pakai Masker Bekas, Guru Protes ke Pemerintah (Twitter)

Suara.com - Seorang guru asal Malaysia sekaligus pemilik akun Twitter @fazri_hassan menceritakan kisah sedih muridnya. Anak didiknya tak mampu sehingga menjahit ulang masker bekas untuk dipakai ke sekolah.

Cerita yang diunggah pada Rabu (5/8/2020) itu viral di media sosial dan mendapat banyak respon warganet.

Ia pun memprotes kebijakan pemerintah terkait kewajiban memakai masker yang dirasanya memberatkan orang yang tidak mampu.

Fazri mengetahui muridnya ada yang tidak bisa membeli masker baru ketika sedang mengajar.

Sang guru tambah kaget saat memeriksa masker yang dipakai siswa itu sudah tampak usang dan kotor. Padahal masker sangat dibutuhkan di masa seperti ini untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19.

"Hari ini saya menyempatkan diri untuk mengajar para siswa tentang penggunaan masker wajah saat berada di tempat yang ramai," tutur Fazri, dikutip Suara.com, Sabtu (8/8/2020).

Ia menambahkan, "Saya terdiam sesaat ketika melihat masker seorang siswa terlihat kotor dan sudah dijahit lagi talinya."

Kepada Fazri, para siswa itu mengaku selalu memakai masker bekas bahkan ada yang baru ganti setelah 2-3 kali dipakai.

"Saat bertanya kepada murid lain, ada yang baru ganti masker setelah 2-3 dipakai. Apapun ini hanya cerita murid saya, tapi juga mungkin dijumpai oleh guru lainnya. Semoga kita senantiasa peduli dengan mereka," jelasnya.

baca juga

Siswa yang duduk di kelas enam sekolah dasar itu juga sering menjahit tali masker jika sudah putus.

Merasa prihatin dengan kondisi para muridnya, Fazri kemudian membelikan masker baru untuk mereka secara gratis.

Melalui utas tersebut, Fazri juga menyampaikan kritiknya terhadap kebijakan memakai masker yang diberlakukan pemerintah.

"Memang ada beberapa keluarga yang mungkin tak mampu membeli masker setiap hari. Bagi yang punya uang, mungkin tidak masalah. Tapi, ada orang yang sangat kesulitan bahkan hanya membeli masker saja tidak mampu," kata Fazri.

Pemerintah Malaysia mewajibkan warganya memakai masker saat beraktivitas di luar rumah sejak 1 Agustus 2020.

Sanksi bagi yang melanggar peraturan ini pun tidak tanggung-tanggung. Orang yang ketahuan tidak memakai masker saat di luar rumah akan dijatuhi denda RM 1,000 atau setara Rp 3,5 juta.

Fazri juga berharap kepada orang-orang yang mampu untuk mau memberi sumbangan berupa masker dan hand sanitizer kepada masyarkat yang sangat membutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Delivery, Pedagang Nasi Goreng Keliling Merana, Curhatnya Viral

Gara-gara Delivery, Pedagang Nasi Goreng Keliling Merana, Curhatnya Viral

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:19 WIB

Traktor Bermesin Ekstrem, Bisa Perah Susu Sapi Langsung dari Sumbernya

Traktor Bermesin Ekstrem, Bisa Perah Susu Sapi Langsung dari Sumbernya

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Pemuda Dihukum TNI Sebab Tak Pakai Masker, Gaya Push Up-nya Bikin Salfok

Pemuda Dihukum TNI Sebab Tak Pakai Masker, Gaya Push Up-nya Bikin Salfok

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 09:10 WIB

Terkini

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

×