Turah Parthayana Siap Polisikan Warganet Pengungkap Kasus Pelecehan Seksual

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:05 WIB
Turah Parthayana Siap Polisikan Warganet Pengungkap Kasus Pelecehan Seksual
Turah Parthayana [Instagram]

Suara.com - YouTuber Turah Parthayana akan melaporkan warganet pemilik akun Twitter @sandi_sa119 ke polisi. Akun tersebut telah mengungkap kasus pelecehan seksual yang dilakukan Turah ke media sosial, padahal kasus tersebut sudah lama selesai.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Turah melalui kanal YouTube miliknya. Turah menegaskan akan mengambil langkah hukum dan mempolisikan pemilik akun tersebut.

"Saya Turah Parthayana akan mengambil langkah hukum dan melaporkan saudara Sandi ke pihak kepolisian," kata Turah seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/8/2020).

Turah telah mengakui aksi pelecehan tersebut dan kasus tersebut juga telah selesai dimediasi. Turah dan korban berinisial J sudah sepakat untuk berdamai.

Turah juga sudah menerima konsekuensi atas aksi yang dilakukannya tersebut. Namun, belakangan justru muncul akun yang mempublikasi kembali kasus tersebut dengan dukungan pihak J.

Mahasiswa yang kuliah di Rusia ini mempertanyakan motif pemilik akun Twitter mengungkap kasus tersebut ke publik hingga viral di media sosial.

Ia merasa pernyataan akun tersebut telah menyudutkannya hingga memprovokasi banyak orang. Terlebih, tidak ada konfirmasi atau penjelasan dari pihak Turah dalam penjelasan kronologi akun tersebut.

"Saudara Sandi, aku ingin tahu apa motivasi saudara membuat postingan di Twitter dengan pernyataan saudara yang sudah memfitah penuh dengan provokasi dan juga postingan tersebut merugikan saya pribadi," ungkap Turah.

Hingga video klarifikasi Turah dibuat, pemilik akun tersebut juga tidak memiliki niat baik untuk menghubungi Turah guna konfirmasi atau meminta maaf.

"Tidak ada itikad baik dan malah meneruskan Twitter tersebut sampai meluas seperti predator seks pelecehan kepada banyak korban tanpa bukti yang jelas," tuturnya.

Klarifikasi kronologi

Turah membantah bila dirinya menjadi orang yang lebih dulu mengajak J untuk menonton film horor, awal aksi dugaan pelecehan seksual terjadi.

"Pihak J mengatakan aku yang mengajak nonton duluan. Padahal aku sudah punya chat DM dari J, dia ngajak aku duluan. Menurutku kita saling ngajak, bukan aku yang ngebet," kata Turah.

J juga mengklaim ia merasa dijebak oleh Turah karena ia mengaku dijanjikan menonton film horor bersama dengan rekannya yang lain. Namun, saat itu ternyata hanya ada Turah dan J saja.

Turah juga membantah kronologi tersebut. Ia memiliki bukti telah mengajak dua temannya yang lain melalui grup WhatsApp namun tak digubris oleh kedua temannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Dipojokkan, Turah Parthayana Klarifikasi Kasus Pelecehan Seksual

Merasa Dipojokkan, Turah Parthayana Klarifikasi Kasus Pelecehan Seksual

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 10:22 WIB

Viral Kasus Pelecehan Seksual yang Dilakukan YouTuber Turah Parthayana

Viral Kasus Pelecehan Seksual yang Dilakukan YouTuber Turah Parthayana

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:57 WIB

YouTuber Turah Tersandung Kasus Pelecehan Seksual,  Ini Kronologinya

YouTuber Turah Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Ini Kronologinya

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:10 WIB

Terkini

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:33 WIB

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:28 WIB

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:01 WIB

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB