Masker Covid-19 dari Emas Termahal di Dunia, Harganya Tembus Rp 22 Miliar

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:25 WIB
Masker Covid-19 dari Emas Termahal di Dunia, Harganya Tembus Rp 22 Miliar
Masker emas termahal di dunia dengan harga Rp 22 miliar.[Yvel]

Suara.com - Perusahaan perhiasan asal Israel Yvel saat ini sedang merancang masker virus corona termahal di dunia yang harganya ditaksir mencapai Rp 22 miliar.

Menyadur The Asia One, Jumat (14/8/2020), masker tersebut terbuat dari 250 gram emas putih 18 karat dan dihiasi dengan lebih dari 3.600 berlian putih dan hitam, dengan berat total 270 gram.

Untuk harganya cukup mengejutkan yakni sekitar 1,5 juta dolar atau sekitar Rp 22,2 miliar untuk kurs mata uang saat ini.

"Uang mungkin tidak dapat membeli segalanya, tetapi jika itu dapat membeli masker Covid-19 yang sangat mahal dan pria itu ingin memakainya dan berjalan-jalan dan mendapatkan perhatian. Dia seharusnya senang dengan itu, "kata salah satu pemilik dan desainer bersama Yvel, Isaac Levy.

Masker supermahal tersebut sudah dibeli oleh salah satu miliarder asal China namun belum disebutkan identitasnya.

Levy menambahkan bahwa dia berterima kasih kepada sang miliarder atas kesempatan itu, karena membuat masker mahal tersebut memberi cukup pekerjaan bagi karyawannya untuk mendapatkan penghasilan di tengah pandemi.

Masker termahal di dunia tersebut juga akan dibekali filter N99 sesuai permintaan klien yang dapat berfungsi secara optimal.

Levy juga mengatakan kepada The Jerusalem Post bahwa dia memilih 25 pembuat perhiasan dan pembuat berlian untuk bekerja secara bergiliran untuk proyek tersebut.

"Di hari-hari yang penuh gejolak ini, setiap pesanan yang kami terima membantu menjalankan operasi sehari-hari perusahaan dan membawa mata uang asing ke negara yang membutuhkan semua bantuan dari kami para industrialis," ujar Levy.

baca juga

Belakangan ini tren masker dengan desain yang mewah dan harga yang mahal banyak bermunculan. Mulai dari berbahan baku emas hingga bertahtakan berlian.

Seorang pengusaha di India buat masker N95 berbahan baku emas.[Twitter/@dsoumika13]
Seorang pengusaha di India buat masker N95 berbahan baku emas.[Twitter/@dsoumika13]

Alok Mohanty, seorang pengusaha dari negara bagian Odisha, India merogoh kocek hingga 3,5 lakh rupee (sekitar Rp 69 juta) untuk membuat masker dengan model N95 dari emas.

Warga Cuttack, Mohanty, tersebut mendapat inspirasi dari tren masker mewah yang banyak beredar di India. Melihat fenomena tersebut, ia memutuskan untuk menghubungi perancang perhiasan setempat untuk membuat masker emas dengan desain pilihannya.

Masker emas Mohanty ini dibuat dengan bentuk masker N95 dengan jaring emas tebal yang dijahit di atasnya.

Kemudian sebuah toko perhiasan di Surat, di negara bagian Gujarat, India juga tidak mau kalah membuat masker berhiaskan berlian.

Masker tersebut dijual dengan harga antara 150.000 - 400.000 rupee (sekitar Rp 28,6 hingga Rp 76,4 juta).

Menurut sang pembuat, masker tersebut dibuat dari kain yang sesuai dengan pedoman perlindungan terhadap virus corona yang dikeluarkan pemerintah India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Warga Bogor Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 100 Ribu

Awas! Warga Bogor Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 100 Ribu

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 06:15 WIB

Dua Cara Mudah Menguji Efektivitas Masker Kain

Dua Cara Mudah Menguji Efektivitas Masker Kain

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:09 WIB

Alasan Sentimen Publik, Kepolisian Florida Larang Personelnya Pakai Masker

Alasan Sentimen Publik, Kepolisian Florida Larang Personelnya Pakai Masker

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:57 WIB

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:43 WIB

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:32 WIB

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:29 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

×