Viral Bayar UKT Pakai Receh, Pecah Celengan Gara-gara COVID-19

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:17 WIB
Viral Bayar UKT Pakai Receh, Pecah Celengan Gara-gara COVID-19
Viral Bayar UKT Pakai Receh, Pecah Celengan Gara-gara COVID-19 (Twitter)

Suara.com - Mahasiswa sekaligus pemilik akun Twitter @hewanberbicara membagikan pengalamannya bayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) memakai receh. Cerita tersebut mendapat banyak respon warganet.

Kisah ini ditulis @hewanberbicara ke Twitter pada Rabu (13/8/2020). Ia menjelaskan, alasannya bayar UKT pakai receh lantaran terdampak krisis akibat virus corona COVID-19.

"Jadi gua mau bayar UKT karena emang sudah waktunya bayar. Berhubung masa pandemi dan lagi krisis akhirnya gua, ibu dan bapak buka celengan receh, mulai lah gue bongkar dan hitung satu persatu," tulis @hewanberbicara dalam utasnya yang dikutip Suara.com, Jumat (14/8/2020).

Berdasarkan pengakuannya, uang kuliah yang harus dibayar sekitar Rp 3,5 juta. Untungnya, tabungan yang dimiliki @hewanberbicara juga mencukupi.

Bahkan uang receh yang telah dikumpulkan keluarganya mencapai berat 17,5 kg.

Mahasiswa ini sempat ditolak oleh bank ketika akan bayar UKT pakai receh. Alasannya pihak bank tidak memiliki alat untuk menghitung uang koin.

"Jadi habis dari *** gua ke Bank ******* setelah antri sekitar hampir 1 jam ternyata bank ******* gak bisa nerima uang receh seribuan ini karena kata mereka gak ada alatnya buat ngitung (padahal bisa di itung manual)," tulis @hewanberbicara.

Alhasil, dia harus menukarkan uang receh itu terlebih dahulu di mini market.

"Shalat sudah, makan pun sudah, tinggal otw ya kan cari mini market yang mau terima, dan alhamdulillah pada mau terima, makasih," ungkapnya.

Siapa sangka ternyata uang receh yang terkumpul itu awalnya dari kelakuan iseng si adik mahasiswa tersebut.

"Jadi uang ini tuh awalnya adik gua iseng-iseng masukin uang Rp 1.000 logam ke botol aqua yang kecil, karena ke isengan itu ibu bapak gua meneruskan kebiasaan memasukkan uang receh Rp 1.000 ke botol," katanya.

Ketika ibunya selesai berjualan gorengan keliling dan mendapat ada uang Rp 1.000 langsung dimasukkan ke celengan.

Begitu juga bapaknya. Saat ada yang isi angin atau tambal ban di tempatnya dan mendapat uang koin Rp 1.000 pasti ditabung.

"Entah mulainya dari tahun berapa tapi alhamdulillah-nya bisa berguna banget pas lagi masa-masa pandemi begini," ujarnya.

Postingan itu telah mendapat 4.400 like dan 1.200 retweet. Banyak warganet yang memuji kegigihan @hewanberbicara yang telah mengumpulkan uang receh untuk bayar UKT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bapak Tega Tarik Baju hingga Bekap Mulut Bayi, Videonya Viral

Bapak Tega Tarik Baju hingga Bekap Mulut Bayi, Videonya Viral

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:23 WIB

Panen Hujatan, Akun Twitter Ini Hobi Unggah Foto Meremas Makanan

Panen Hujatan, Akun Twitter Ini Hobi Unggah Foto Meremas Makanan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 07:25 WIB

Viral Joko Widodo Jadi Driver Ojol, Pelanggan Langsung Kaget

Viral Joko Widodo Jadi Driver Ojol, Pelanggan Langsung Kaget

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB