Bolehkah Penumpang Naik Pesawat Main HP?

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:12 WIB
Bolehkah Penumpang Naik Pesawat Main HP?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Pertanyaan "bolehkah naik pesawat main HP" muncul setelah anggota DPR RI, Ahmad Mumtaz Rais dilaporkan ke polisi oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Gara-gara, putra Amien Rais ini ngeyel main handphone di dalam kabin pesawat.

Pesawat merupakan moda transportasi umum yang paling cepat mengantarkan kita menuju tujuan.

Oleh karena itu, banyak sekali peraturan dan himbauan bagi penumpang pesawat saat sebelum, saat, sesudah dalam penerbangan karena demi kenyamanan dan keamanan para penumpang.

Maskapai pesawat juga memiliki aturan lain termasuk aturan mematikan HP atau membuat HP dalam mode pesawat (airplane mode) di dalam pesawat.

Saat ini, HP telah dibekali oleh fitur mode pesawat. Mode ini diciptakan untuk digunakan saat berada di pesawat.

Dengan mengaktifkan sinyal radio, Wi-Fi, bluetooth, dan GPS akan mati. Fitur ini kita dapat menggunakan hp di pesawat tanpa khawatir sinyal mengganggu navigasi pesawat.

Meski begitu, kini beberapa maskapai penerbangan telah menerapkan penggunaan WiFi yang ada di dalam pesawat. Saat telah lepas landas yang sudah diatas 35.000 kaki, para penumpang dapat menggunakan kembali hpnya. Namun harus mematikannya sebelum mendarat.

Kecelakaan pesawat karena kelalaian penumpang untuk mematikan ponsel atau mengaktifkan mode pesawat (airplane mode) bukan menjadi faktor utama akan tetapi ini merupakan hal yang sangat penting.

Berikut adalah hal-hal terjadi jika Anda tidak mengaktifkan HP dalam mode pesawat.

Hp dapat memancarkan gelombang elektromagnetik. Pancaran gelombang tersebut akan menimbulkan bunyi yang mengganggu komunikasi pilot melalui headphones dengan ground control yang mengatur lalu lintas udara. Pilot akan mengalami gangguan untuk berkomunikasi dengan pihak pengawas lalu lintas udara.

  • Take off dan Landing adalah hal yang krusial

Pelarangan menyalakan HP hanya berlaku saat take off maupun saat landing karena akan mengganggu pesawat ketika take off dan landing adalah sinyal elektromagnetik. Alangkah baiknya untuk mematikan atau menggunakan mode pesawat (airplane mode) pada hp saat sedang take off dan landing.

Penggunaan HP saat berada didalam pesawat hanya dapat dilakukan selain dalam posisi take off maupun landing. Penggunaan HP tetap harus dilakukan dengan mode pesawat (airplane mode) untuk meminimalisir terjadinya gangguan navigasi dalam pesawat.

Penumpang juga dapat memanfaatkan fasilitas WiFi yang ada dalam pesawat jika pesawat memiliki fasilitas
tersebut.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK

Mumtaz Rais Ngeyel Main HP di Pesawat, Ribut dengan Wakil Ketua KPK

Video | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:35 WIB

Apes saat Beraksi! Jambret Tinggalkan Motor usai Seruduk Tiang Listrik

Apes saat Beraksi! Jambret Tinggalkan Motor usai Seruduk Tiang Listrik

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:41 WIB

Gadis Usia 16 Tahun Nekat Curi HP Demi Bayar Sekolah, Korban Terenyuh

Gadis Usia 16 Tahun Nekat Curi HP Demi Bayar Sekolah, Korban Terenyuh

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB