Kekang Penyebaran Covid-19, Spanyol Larang Warganya Merokok di Luar Ruangan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:38 WIB
Kekang Penyebaran Covid-19, Spanyol Larang Warganya Merokok di Luar Ruangan
Ilustrasi rokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Suara.com - Wilayah Galicia Spanyol melarang warganya merokok di ruang publik sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penularan Covid-19.

Menyadur The Telegraph, Jumat (14/8/2020), Alberto Núñez Feijóo, presiden Galicia, mengatakan bahwa perokok dan vapers (perokok elektrik) sekarang tidak akan diizinkan untuk merokok di jalan atau di kafe kecuali mereka yakin akan menjaga jarak sejauh dua meter.

Tindakan serupa telah diberlakukan di negara lain, terutama di Afrika Selatan, yang melarang penjualan tembakau pada bulan Maret dan sekarang sedang melawan tantangan hukum dari British American Tobacco.

Kaitan antara merokok dan virus corona telah menjadi fokus perhatian yang cukup besar, baik dalam hal penularan maupun tingkat keparahan.

Spanyol mengalami lonjakan dramatis dalam jumlah infeksi hariannya pada hari Kamis, melaporkan 2.935 kasus, naik dari 1.690 di hari sebelumnya.

Núñez Feijóo mengatakan keputusan Galicia didasarkan pada saran ilmiah bahwa merokok dapat membantu menyebarkan penyakit pernapasan.

"Beberapa anggota komite klinis kami setuju bahwa merokok tanpa batasan apa pun tanpa memperhatikan jarak aman, baik itu di bar luar ruangan dengan orang-orang yang dekat atau di area ramai lainnya, merupakan risiko tinggi infeksi," kata pemimpin Galicia itu.

Perokok yang kedapatan melanggar larangan tersebut akan didenda 100 euro (sekitar Rp 1,7 juta), hukuman yang sama seperti yang diberikan karena tidak mengenakan masker di tempat umum.

Kepulauan Canary mengatakan akan memberlakukan larangan mulai Jumat, sementara beberapa wilayah Spanyol lainnya mengungkapkan bahwa mereka bersiap untuk mengikutinya, termasuk Andalusia, Castilla-La Mancha dan Castilla y León.

Pejabat dari Madrid, Valencia, Navarre dan Asturias mengatakan kemungkinan larangan merokok di depan umum juga sedang dibahas.

Layanan kesehatan nasional Spanyol merekomendasikan larangan merokok di depan umum bulan lalu, mencatat perlunya menyesuaikan masker dan kemungkinan perokok mengeluarkan droplet yang terinfeksi Covid-19.

Makalah rekomendasi juga mengatakan bahwa perokok lebih mungkin mengembangkan masalah kesehatan yang parah akibat tertular Covid-19.

"Kami tahu bahwa perokok dengan Covid-19 memiliki viral load yang lebih besar dan berpotensi menjadi penyebar yang lebih besar,” kata Alberto Fernández Villar, kepala departemen pneumologi di rumah sakit Vigo, dan anggota komite klinis pemerintah Galicia.

Berbicara kepada surat kabar El País, Dr Fernández Villar juga mengatakan bahwa risiko Covid berkembang menjadi pneumonia parah lima hingga delapan kali lebih besar di antara perokok.

Linda Bauld, profesor kesehatan masyarakat di Universitas Edinburgh, mengatakan tidak ada penelitian yang dipublikasikan yang menunjukkan bahwa Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, dapat menyebar melalui asap rokok atau vape.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Tinggal di Hotel Mewah, Lewis Hamilton Tinggal di Motorhome

Tak Tinggal di Hotel Mewah, Lewis Hamilton Tinggal di Motorhome

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 20:41 WIB

Sembuh dari COVID-19, Sergio Perez Mengaku Frustrasi Tak Bisa Balapan

Sembuh dari COVID-19, Sergio Perez Mengaku Frustrasi Tak Bisa Balapan

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 00:12 WIB

Sebastian Vettel Gunakan Sasis Baru di F1 GP Spanyol

Sebastian Vettel Gunakan Sasis Baru di F1 GP Spanyol

Sport | Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:10 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB