Demi Medapatkan Uang di Tengah Pandemi, Seorang Wanita Nyamar jadi Polwan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:42 WIB
Demi Medapatkan Uang di Tengah Pandemi, Seorang Wanita Nyamar jadi Polwan
Ilustrasi polisi (Pixabay).

Suara.com - Seorang wanita ditangkap di daerah Tilak Nagar di Delhi barat karena diduga menyamar sebagai polisi wanita dan menghukum warga yang melanggar aturan terkait Covid-19.

Menyadur India.com, Sabtu (15/8/2020) wanita berusia 20 tahun tersebut diidentifikasi sebagai Tamanna Jahan, seorang penduduk Nangloi di luar Delhi.

Dia menyamar menjadi Asisten Sub-Inspektur Polisi Delhi untuk menghasilkan uang dengan mudah. Dia mengenakan seragam polisi dan mengeluarkan challans palsu kepada warga yang tidak mengenakan masker dan melanggar aturan jarak sosial.

Pada hari Rabu, ketika Kepala Polisi Sumer Singh sedang berpatroli di daerah itu, dia melihat seorang wanita di Tilak Nagar menghentikan orang-orang karena tidak mengenakan masker.

Sumer Singh kemudian curiga dan meminta polisi lain untuk datang dengan pakaian biasa dan memeriksa wanita tersebut.

Menurut keterangan, ketika polisi mendatanginya tanpa mengenakan masker, dia menghentikannya dan memintanya untuk membayar denda.

"Ketika polisi bertanya di mana dia ditugaskan, terdakwa mengatakan kepadanya bahwa dia ditempatkan di kantor polisi Tilak Nagar. Ketika polisi meminta kartu identitasnya, dia panik dan tidak bisa menunjukkan dokumen apapun," kata Sumer Singh.

Informasi tersebut kemudian diteruskan ke personel polisi Tilak Nagar dan mereka segera meluncur ke lokasi dan menangkap wanita itu.

Selama interogasi, wanita itu mengatakan kepada polisi bahwa karena kondisi keuangannya yang buruk, dia menyamar sebagai petugas polisi untuk mendapatkan uang.

baca juga

Dia memberi tahu polisi bahwa dia baru saja menikah di luar kehendak orang tuanya dan tidak memiliki sumber penghasilan apa pun.

Sejak lockdown, setelah melihat personel polisi secara aktif berpatroli dan memberikan hukuman kepada warga yang terbukti melanggar aturan lockdown, ia memutuskan untuk menyamar sebagai petugas polisi dan mendapatkan uang.

Dia juga sedang mempersiapkan ujian untuk jadi pegawai negeri. Dia telah muncul dalam ujian sebelumnya tetapi tidak lulus, katanya kepada polisi.

Sebuah buku laporan palsu, uang tunai 800 rupee, dan seragam polisi disita dari tersangka. Kasusnya sudah didafftarkan dan ia akan segera menjalani persidangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kasus Covid-19 Dunia, 15 Agustus 2020: India Masih Teratas di Asia

Update Kasus Covid-19 Dunia, 15 Agustus 2020: India Masih Teratas di Asia

Health | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:51 WIB

Vietnam akan Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia sebanyak 150 Juta Dosis

Vietnam akan Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia sebanyak 150 Juta Dosis

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:37 WIB

Kekang Penyebaran Covid-19, Spanyol Larang Warganya Merokok di Luar Ruangan

Kekang Penyebaran Covid-19, Spanyol Larang Warganya Merokok di Luar Ruangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:38 WIB

Terkini

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS

Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo

Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:41 WIB

10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban

10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:38 WIB

×