Untuk Kekebalan saat Pandemi, Penjara di India Wajibkan Napi Santap Kemangi

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:41 WIB
Untuk Kekebalan saat Pandemi, Penjara di India Wajibkan Napi Santap Kemangi
Ilustrasi daun tulsi atau kemangi suci. (Pixabay/MaitedeWu)

Suara.com - Penjara di negara bagian Jharkand, India, mewajibkan para narapidana untuk mengonsumsi dan menanam kemangi suci atau daun tulsi untuk meningkatkan kekebalan di tengah pandemi Covid-19.

Menyadur Gulf News, Minggu (16/7/2020), langkah ini juga berkaca pada banyaknya napi di Jharkand yang terinfeksi virus corona.

Pihak berwenang menilai daun tulsi memiliki khasiat yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh guna menghalau penyakit pandemi.

Rencananya, sekitar 4.000 bibit Tulsi akan ditanam di Penjara Pusat Birsa Munda, Rachi, yang nantinya akan dijadikan sebagai persediaan bagi para napi dan staf penjara.

"Para narapidana dan staf penjara mengonsumsi lebih banyak daun tulsi hari ini untuk meningkatkan kekebalan mereka," ujar pengawasa penjara Hamid Akhtar.

Ilustrasi penjara (Unsplash.com/Matthew Ansley)
Ilustrasi penjara (Unsplash.com/Matthew Ansley)

Mengingat persediaan daun tulsi yang mulai langka akibat meningkatnya permintaan saat pandemi, sambung Akhtar, pihak penjara akan membuat kebun daun tulsi sendiri.

Dia menyebut setiap narapidana akan diminta untuk menanam satu tananam dan juga merawatnya.

"Saat ini, tidak ada satu pun pembibitan yang memiliki bibit Tulsi dalam jumlah besar. Jadi kami mencoba untuk membeli dari pembibitan yang berbeda," kata Akhtar sambil menambahkan tanaman akan datang dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Daun tulsi bukan satu-satunya santapan yang wajib dikonsumsi napi untuk meningkatkan kekebalan selama pandemi.

Pihak penjara juga menyediakan telur rebus, kadha atau minuman terapeutik Inida, dan teh lemon untuk para tahanan dan staf penjara, yang dinilai dapat meningkatkan kesehatan.

Sebanyak 3.604 marapidana, termasuk beberapa mantan menteri dan anggota parlemen terkenal, saat ini ditahan di Penjara Pusat Birsa Munda.

Sejauh ini, 150 diantaranya telah dinyatakan terinfeksi virus corona, sementara pengujian lebih lanjut masih berlangsung.

Jharkand sejauh ini mencatatkan jumlah kasus infeksi virus corona sebanyak 21.125 dengan 224 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kasus di India Naik Terus, Puskesmas Bisa Tes Swab

Update Covid-19 Global: Kasus di India Naik Terus, Puskesmas Bisa Tes Swab

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 10:08 WIB

PM Narendra Modi: India akan Produksi Massal Vaksin Covid-19

PM Narendra Modi: India akan Produksi Massal Vaksin Covid-19

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 10:38 WIB

Demi Medapatkan Uang di Tengah Pandemi, Seorang Wanita Nyamar jadi Polwan

Demi Medapatkan Uang di Tengah Pandemi, Seorang Wanita Nyamar jadi Polwan

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:42 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB