Takut Tertular Corona, Istri Larang Suami Masuk Rumah Meski Sudah Karantina

Iwan Supriyatna, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:08 WIB
Takut Tertular Corona, Istri Larang Suami Masuk Rumah Meski Sudah Karantina
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Seorang pria di India yang telah menyelesaikan masa karantina wajib selepas kembali dari Amerika Serikat, tak kunjung dibukakan pintu rumah oleh istrinya.

Menyadur Gulf News, meski otoritas berwenang setempat telah ikut campur, namun sang istri tetap melarang pasangannya masuk dengan alasan takut tertular virus corona.

Insiden yang terjadi di kota Thenmala, negara bagian Kerala ini berawal dari sang suami yang kembali dari AS. Begitu tiba di India, pria berusia 35 tahun ini disebutkan telah menjalani karantina wajib.

Setelah masa karantina selesai, ia lalu pulang ke rumahnya yang terletak 60 km dari kota Kollam. Tapi sesampainya di sana, pria ini tak diizinkan masuk oleh pasangannya.

Istrinya menolak membukakan pintu gerbang, dan tak menjawab panggilannya. Alhasil, pria ini harus menunggu di luar rumah selama berjam-jam, hingga meminta bantuan ke pihak berwenang setempat.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Pria dua anak ini pergi ke otoritas panchayat atau badan pengatur setempat guna membantunya membujuk sang istri.

Meski otoritas panchayat ikut turun tangan, namun sang istri tetap bersikeras menolak suaminya dan tak mengizinkannya untuk tinggal di rumah.

"Perempuan itu mengatakan alasan utamanya adalah kemungkinan Covid-19, tapi tampaknya ada masalah pribadi lain di antara pasangan tersebut," ujar pihak berwenang desa.

Pihak berwenang kemudian meminta si pria untuk menjalani karantina institusional, namun suami ini mengatakan telah menjalani karantina wajib selepas kembali dari AS.

baca juga

"Ada banyak orang yang terdapar di distrik lain, dan meminta tolong kepada kami untuk kasus serupa," beber pihak berwenang.

Tak kunjung menemukan jalan tengah, pihak berwenang kemudian meminta pihak istrik untuk memberikan kunci mobil kepada suaminya, agar pria ini bisa berkendara ke Tamil Nadu, pulang ke kampung halamannya.

Kerala mencatatkan banyak kasus penolakan orang yang kembali dari luar negeri atau negara bagian India lain lantaran adanya stigma sosial terkait Covid-19. Penolakan datang dari keluarga hingga tetangga.

Ketua Menteri Kerala Pinarayi Vijayan mengecam penolakan yang berdasarkan pada kecurigaan tersebut.

Berdasarkan data dari Worldometers, Kamis (20/8/2020), India sejauh ini mencatatkan total 2.841.337 kasus infeksi virus corona dengan 54.017 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gadis 16 Tahun Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat 18 Halaman untuk PM India

Gadis 16 Tahun Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat 18 Halaman untuk PM India

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:31 WIB

Halau Serang Hewan Liar, Warga di India Beramai-ramai Tanam Cabai Rawit

Halau Serang Hewan Liar, Warga di India Beramai-ramai Tanam Cabai Rawit

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:54 WIB

Kisah Penyelamat Gajah di Kuil India: Penyiksa Teteskan Air Mata Buaya

Kisah Penyelamat Gajah di Kuil India: Penyiksa Teteskan Air Mata Buaya

Tekno | Senin, 17 Agustus 2020 | 23:30 WIB

Terkini

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?

Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi

Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:56 WIB

11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking

11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Kombinasi Bahan Serum untuk Flek Hitam Membandel, Memudarkan Lebih Cepat dan Efektif

4 Kombinasi Bahan Serum untuk Flek Hitam Membandel, Memudarkan Lebih Cepat dan Efektif

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:40 WIB

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:38 WIB

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:31 WIB

×