Tekan Limbah, Sekolah di China Hukum Siswanya yang Sisakan Makanan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 15:32 WIB
Tekan Limbah, Sekolah di China Hukum Siswanya yang Sisakan Makanan
Ilustrasi kantin sekolah. (Unsplash/Hans)

Suara.com - Sebuah sekolah menengah di China akan menghukum siswanya jika mereka menyisakan makanan yang diberikan pihak sekolah.

Menyadur Asia One, Jumat (21/8/2020), sebuah sekolah di Hunan Zhengyuan membuat aturan bahwa setiap siswa akan didiskualifikasi beasiswa jika mereka menyia-nyiakan makanan yang mereka terima setiap hari dari 100 gram dalam sebulan.

Sekolah memposting penghargaan untuk memuji siswa yang sudah efisien dengan makanan dan mengkritik mereka yang menyia-nyiakannya. Selain itu, seorang siswa yang menyia-nyiakan makanan bisa didenda hingga 100 yuan atau sekitar Rp 212.000.

Pihak sekolah akan menyiapkan seorang petugas khusus untuk menimbang sisa makanan menggunakan timbangan elektronik yang ditempatkan di pintu kantin sekolah.

Para petugas yang terdiri dari siswa pilihan tersebut akan menyerahkan ringkasan dan data mereka ke departemen pendidikan moral sekolah setiap minggu.

Lima siswa teratas yang tidak boros setiap bulan dipilih untuk mendapatkan penghargaan.

Luo Xiangyun sekolah tersebut mengatakan peraturan khusus yang diberlakukan sejak 2015 bertujuan untuk menghindari dan mengurangi sampah makanan di sekolah.

"Sekolah menganut konsep bahwa menabung itu mulia dan memalukan untuk disia-siakan," kata Luo dikutip dari Asia One.

Seorang juru masak bermarga Liang di sekolah tersebut mengatakan bahwa dia sedih ketika mengetahui bahwa para siswa telah menyia-nyiakan lebih dari 500 kilogram makanan setiap kali makan dalam beberapa tahun terakhir di salah satu dari enam kantin sekolah.

Sekolah sekarang menghemat sebanyak 5.000 kilogram makanan setiap hari, kata Liang. Sekolah tersebut, memiliki lebih dari 18.000 guru dan siswa.

Peraturan tersebut sejalan dengan kampanye presin Xi Jinping yang menyerukan "Operasi Piring Kosong" untuk tekan limbah makanan.

"Sampah itu memalukan dan penghematan itu terhormat," kata Xi dalam pidatonya yang diterbitkan pada hari Selasa, disadur dari The Guardian.

Xi Jinping menggambarkan jumlah makanan yang dibuang di negaranya mengejutkan dan menyedihkan, menurut kantor berita negara Xinhua.

Mengutip sebuah puisi, presiden China ke-7 itu berkata: "Siapa yang tahu bahwa dari makanan kita di piring, setiap biji-bijian datang setelah kerja keras?"

"Kita harus tetap menjaga rasa krisis tentang ketahanan pangan. Dampak pandemi Covid-19 tahun ini telah membunyikan alarm." tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Sedang Bikin Tutorial Makeup, Wanita Ini Mendadak Tertimpa Papan

Ngeri! Sedang Bikin Tutorial Makeup, Wanita Ini Mendadak Tertimpa Papan

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 10:03 WIB

China Akan Pasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac ke Indonesia sampai 2021

China Akan Pasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac ke Indonesia sampai 2021

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 22:55 WIB

Erick Thohir: Kerja Sama Vaksin dengan Sinovac China Saling Untung

Erick Thohir: Kerja Sama Vaksin dengan Sinovac China Saling Untung

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2020 | 20:36 WIB

Terkini

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB