5 Fakta Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sukoharjo, Balita Ikut Dibunuh

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 23 Agustus 2020 | 21:57 WIB
5 Fakta Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sukoharjo, Balita Ikut Dibunuh
Lokasi rumah pembunuhan satu keluarga di RT 001/RW 005 Desa Duwet, Baki, Sukoharjo menjadi sangat sepi saat malam hari. (Solopos)

Suara.com - Satu keluarga di Desa Duwet, Baki Sukoharjo, Jawa Tengah menjadi korban pembunuhan. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan puluhan luka tusuk di tubuhnya.

Suranto (42), dan istrinya bernama Sri Handayani atau Handa (36), ditemukan bersimbah darah di ruang keluarga rumah mereka RT1/RW5 Desa Duwet, Kecamatan Baki, Jumat (21/8) malam.

Sementara kedua anaknya bernama Rafael (10), dan Dinar (5) ditemukan tewas dalam kamar.

Satu pelaku sudah ditangkap, berinisial HT (41), warga Kecamatan Baki, Sukoharjo. HT dibekuk selang tiga jam setelah polisi menggelar olah tempat kejadian perkara penemuan jenazah keempat korban.

Berikut Suara.com meranglum fakta pembunuhan sadis di Sukoharjo tersebut, Minggu (23/8/2020).

1. Satu Keluarga di Sukoharjo Ditemukan Membusuk di Ruang Tamu

Korban pembunuhan ditemukan membusuk di rumahnya Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)
Korban pembunuhan ditemukan membusuk di rumahnya Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)

Satu keluarga yang diduga korban pembunuhan ditemukan di rumahnya di Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut yakni Suranto (35), istrinya, dan kedua anaknya dalam kondisi sudah membusuk.

Menurut Lurah Duwet Suparno, warga setempat mulai curiga karena korban satu keluarga itu tidak keluar rumah dan kondisi pintu rumah tertutup rapat, sejak Selasa (18/8/2020) malam.

Baca selengkapnya

baca juga

2. Satu Keluarga Dibantai Teman Ayah, Anak yang Masih Balita Juga Dibunuh

Korban pembunuhan ditemukan membusuk di rumahnya Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)
Korban pembunuhan ditemukan membusuk di rumahnya Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)

Polisi berhasil menyibak tabir misteri pembunuhan empat orang sekeluarga yang ditemukan tewas membusuk dalam rumah di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Satu pelaku sudah ditangkap, berinisial HT (41), warga Kecamatan Baki, Sukoharjo. HT dibekuk selang tiga jam setelah polisi menggelar olah tempat kejadian perkara penemuan jenazah keempat korban.

Baca selengkapnya

3. Pembunuhan Sadis Satu Keluarga Sukoharjo Dicurigai Dilakukan Berencana

Korban pembunuhan ditemukan membusuk di rumahnya Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)
Korban pembunuhan ditemukan membusuk di rumahnya Dukuh Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)

Misteri pembunuhan satu keluaga di Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah sudah terungkap. Namun dicurigai pembunuhan ini dilakukan berencana.

Selain itu curiga pelaku lebih daari satu orang. Saat ini polisi telah menangkap pelaku berinisial HT, lelaki 41 tahun yang membunuh empat korban dalam satu keluarga dengan pisau dapur.

Baca selengkapnya

4. Sadis! Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Ditusuk Puluhan Kali

Warga menggelar tahlilan di depan warung Lugito (68) alias Pak Bolot yang menjadi korban pembunuhan di Gang Kong Pekung, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Sabtu (15/8/2020). [Suara.com/Mochamad Yacub Ardiansyah]
Warga menggelar tahlilan di depan warung Lugito (68) alias Pak Bolot yang menjadi korban pembunuhan di Gang Kong Pekung, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Sabtu (15/8/2020). [Suara.com/Mochamad Yacub Ardiansyah]

Korban pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo ditusuk puluhan kali oleh HT, sang pembunuh sadis. Lelaki 41 tahun itu membunuh 4 orang sekaligus.

Pembunuhan sadistis itu terjadi di Desa Duwet, Baki Sukoharjo.

Baca selengkapnya

5. Tetangga Korban Pembunuhan 1 Keluarga Takut: Pipis Malam Minta Ditemani

Lokasi rumah pembunuhan satu keluarga di RT 001/RW 005 Desa Duwet, Baki, Sukoharjo menjadi sangat sepi saat malam hari. (Solopos)
Lokasi rumah pembunuhan satu keluarga di RT 001/RW 005 Desa Duwet, Baki, Sukoharjo menjadi sangat sepi saat malam hari. (Solopos)

Lokasi rumah pembunuhan satu keluarga di RT 001/RW 005 Desa Duwet, Baki, Sukoharjo menjadi sangat sepi saat malam hari. Di rumah itu ditemukan mayat Suranto, istri dan kedua anaknya dalam kondisi membusuk bersimbah darah.

Warga setempat, Aning menjelaskan lokasi depan rumah itu menjadi sepi di malam hari. Padahal sebelumnya ramai dilewati orang.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Bunuh Suami Pakai Racun karena Tak Bahagia Berumah Tangga

Istri Bunuh Suami Pakai Racun karena Tak Bahagia Berumah Tangga

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 17:17 WIB

Hardo Banjir Airmata, Anak dan Cucunya Dibunuh Ditusuk Puluhan Kali

Hardo Banjir Airmata, Anak dan Cucunya Dibunuh Ditusuk Puluhan Kali

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2020 | 13:48 WIB

21 Tusukan di Tubuh Wartawan Demas, Keluarga: Ini Bukan Karena Perampokan

21 Tusukan di Tubuh Wartawan Demas, Keluarga: Ini Bukan Karena Perampokan

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:15 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×