Istri Bunuh Suami Pakai Racun karena Tak Bahagia Berumah Tangga

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 23 Agustus 2020 | 17:17 WIB
Istri Bunuh Suami Pakai Racun karena Tak Bahagia Berumah Tangga
Ilustrasi pembunuhan (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian India menangkap seorang perempuan asal Delhi dengan membunuh suaminya dengan racun dan berupaya menutupi penyebab kematian.

Menyadur Gulf News, Minggu (23/8/2020), Priyanka meracuni suaminya hingga tewas karena merasa tak bahagia terhadap kehidupan rumah tangganya.

Tak beraksi sendiri, perempuan berusia 30 tahun ini rupanya dibantu oleh kekasihnya, Veeru Burma, dan saudara laki-laki suami, Karan.

Priyanka ditangkap pihak polisi pada Kamis (20/8) lalu, usai mengakui kejahatan yang ia lakukan guna mengakhiri biduk rumah tangganya.

Kepada polisi, perempuan ini mengaku membunuh suaminya karena merasa tidak bahagia menjalani pernikahannya akibat adanya perbedaan usia 20 tahun.

Ilustrasi pernikahan (Shutterstock)
Ilustrasi pernikahan tak bahagia (Shutterstock)

"Perempuan dan suaminya memiliki perbedaan usia 20 tahun dan pasangan itu tidak memiliki anak," ujar kepolisian setempat.

Sebelumnya, Priyanka telah lama terjebak hubungan gelap dengan Burma. Perempuan ini diam-diam sering berkunjung ke rumah kekasihnya.

Keduanya berencana menikah, sebelum akhirnya memutuskan untuk membunuh suami Priyanka agar rencana mereka berjalan mulus.

Dari sini, mereka kemudian meminta bantuan Karan, selepas saudaranya ini mulai akrab dengan Burma. Belakangan, ia tinggal bersama Priyanka.

baca juga

Dengan bantuan Karan, Priyanka menuangkan racun ke makanan suaminya pada Selasa (18/8). Saat tak sadarkan diri, korban dicekik hingga tewas menggunakan kain. 

Berusaha menutupi aksinya, keduanya menyebut korban meninggal akibat serangan penyakit kronis. Namun, rumah sakit menyatakan penyebab kematian adalah digantung.

Dari sini, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengendus perbuatan Priyanka, Burma, dan Karan.

Sementara Priyanka dan Karan telah ditangkap, Burma masih belum diketahui keberadaanya usai melarikan diri.

Polisi berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, mengatakan pelaku ingin merampas harta korban dan memindahkan ke rekeningnya. Pasutri ini sering bertengkar karena maslaah kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Nikah 18 Bulan, Istri Minta Cerai Gegara Suaminya Terlalu Baik

Baru Nikah 18 Bulan, Istri Minta Cerai Gegara Suaminya Terlalu Baik

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 13:14 WIB

Perempuan 25 Tahun Klaim Pernah Dilecehkan Secara Seksual oleh 139 Orang

Perempuan 25 Tahun Klaim Pernah Dilecehkan Secara Seksual oleh 139 Orang

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 13:15 WIB

Satu Keluarga Dibantai Teman Ayah, Anak yang Masih Balita Juga Dibunuh

Satu Keluarga Dibantai Teman Ayah, Anak yang Masih Balita Juga Dibunuh

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

×