Mustofa: Beliau Cocok Jadi Bapak Bangsa, Kecerdasan Ahok di Atas Rata-rata

Siswanto

Rabu, 26 Agustus 2020 | 07:05 WIB
Mustofa: Beliau Cocok Jadi Bapak Bangsa, Kecerdasan Ahok di Atas Rata-rata
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebelum dilantik sebagai Komisaris Utama PT Pertamina di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - PT. Pertamina (persero) rugi Rp11,28 triliun. Padahal  pada periode yang sama tahun 2019, Pertamina masih untung USD 659,9 juta.

Kerugian yang dialami perusahaan pelat merah itu langsung memantik polemik di tengah masyarakat.

Terutama di media sosial, sebagian warganet langsung mengaitkan dengan kinerja Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sekarang menjadi komisaris utama Pertamina. Mereka menilai kinerja Ahok mengecewakan sehingga perusahaan mengalami kerugian sedemikian besar. Tetapi sebagian netizen menganggap kerugian itu merupakan dampak dari pandemi Covid-19.

Tapi politikus Partai Amanat Nasional Mustofa Nahrawardaya mempunyai pendapat berbeda dari kebanyakan orang yang menyalahkan Ahok. Barangkali Mustofa sedang menyindir.

Menurut dia, Ahok harus tetap dipertahankan di perusahaan tersebut untuk mencegah kerugian yang lebih besar lagi.

"Justru Ahok harus dipertahankan di Pertamina. Ini demi menekan kerugian yang lebih besar di Pertamina. Hanya beliau yang ditakuti para pengembat," kata Mustofa melalui akun Twitter @TofaTofa_id.

Dulu, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Ahok menjadi komisaris utama Pertamina karena dinilai punya kemampuan baik dalam melakukan pengawasan. Bagi Erick, Ahok seorang pendobrak dan dia amat yakin mantan gubernur Jakarta ini bisa membantu Pertamina mencapai target.

Namun, dengan kalimat satire, Mustofa berpendapat Ahok dengan segala kelebihannya sebenarnya lebih tepat kalau menjadi bapak bangsa saja. 

"Saya sih, berpikiran begini: Mau dipasang di posisi manapun, rasanya sayang. Ini soal kemampuan beliau. Beliau lebih cocok jadi bapak bangsa. Kecerdasan Ahok di atas rata-rata warga biasa," katanya.

baca juga

Beberapa tugas yang mestinya dilakukan Ahok sebagai komisaris utama disebutkan oleh mantan Sekretaris BUMN Said Didu dalam akun Twitternya.

"Dulu saya sudah katakan bahwa Ahok sebagai komut jika ditugaskan untuk : 1) memagih utang ke pemerintah, 2) minta blok migas dari MenESDM, 3) minta ke Presiden agar tidak membebani Pertamina, 4) menemui DPR agar diberikan anggaran untuk penugasan," kata Said Didu.

Sebelum ini, Pertamina juga dapat sorotan tajam setelah Fortune mengumumkan daftar 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia atau Fortune Global 500.

Di antara 500 nama perusahaan itu, tidak ada lagi nama  Pertamina. Padahal, pada tahun 2019, perusahaan milik negara ini berada di peringkat 175. Perusahaan ini ketika itu menjadi satu-satunya perusahaan dari Indonesia yang masuk daftar Fortune.

Gara-gara terdepak dari daftar Fortune Global 500, komentar Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain langsung ditujukan kepada Ahok.

"Kata siapa Ahok hebat...?" kata Tengku melalui akun Twitter @ustadtengkuzul.

Tengku menilai Ahok sebenarnya hanya besar di pemberitaan media massa dan juga karena dapat dukungan dari buzzers. Dia kutip ibarat kata pribahasa Melayu: nafsu besar tenaga kurang.

"Gaji selangit, prestasi ambyar... Heehhh..." demikian dikatakan Tengku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:03 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Pengganti Kerry Riza Direvisi MA, Berapa yang Harus Dibayar?

Uang Pengganti Kerry Riza Direvisi MA, Berapa yang Harus Dibayar?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×