Viral Pemuda Teriaki Petugas Damkar dengan Hinaan, Publik: Semprot Aja Pak!

Dany Garjito | Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:19 WIB
Viral Pemuda Teriaki Petugas Damkar dengan Hinaan, Publik: Semprot Aja Pak!
Pemuda teriaki petugas kebakaran dengan kata-kata kasar. (Instagram/@memoefriantto)

Suara.com - Seorang pemuda berusia 17 tahun diciduk petugas usai videonya melontarkan kata-kata kasar kepada petugas pemadam kebakaran viral di sosial media.

Pemuda bernama Zikri itu meneriaki para petugas pemadam kebakaran saat mobil damkar melintas di kawasan Lapangan Lambung Mangkurat pada Selasa (25/8/2020).

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun Instagram @memoefriantto, Zikri dan beberapa kawannya sedang berada di sekitar lokasi pada pukul 22.00 waktu setempat.

Kemudian ada dua buah kendaraan mobil pemadam yang melintas cepat sambil membunyikan sirine pertanda tengah menuju lokasi darurat.

Ketika mobil tersebut melintas di depannya, Zikri meneriaki para petugas tersebut dengan kata-kata kasar.

"Woy di mana? Di mana api, woy? Api di mana, a***** di mana?" teriak Zikri diselingi tawa temannya.

Video itu kemudian viral di sejumlah sosial media dan membuat pemuda asal Angkinang itu mendapat kecaman publik.

Usai videonya menuai kecaman, Zikri pun diciduk oleh pihak berwenang dan berakhir menuliskan surat pernyataan bermaterai dan membuat video permohonan maaf.

"Kepada yang terhormat Ketua Kerukunan Pemadam Kebakaran beserta staf, dengan ini saya Muhammad Zikri Islamy beserta keluarga mengaturkan permintaan maaf kepada bapak-bapak sekalian atas kesalahan saya yang mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada bapak, yang kemudian beredar di media sosial," kata Zikri dalam video permintaan maafnya.

Ia berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya dan berharap bisa dimaafkan oleh para pemadam kebakaran.

"Saya merasa bersalah dan menyesali serta berjanji tidak akan mengulangi lagi. Besar harapan saya semoga bapak memaafkan," sambung dia.

Kendati sudah meminta maaf dan menulis surat pernyataan, namun aksi meneriaki petugas kebakaran tersebut masih membuat jengkel warganet.

"Gitu-gitu terus minta maaf melulu, enggak diproses gitu, kasih kek hukuman cambul biar dia kapok," tulis seorang pengguna Instagram.

"Mau jualan materai ah, mungkin bakalan laku keras," sindir seorang warganet.

"Semprot aja mulutnya pakai selang pemadam," tulis warganet yang masih geram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanuk Sossas, Damkar Cantik yang Jadi Idola Baru Warganet

Sanuk Sossas, Damkar Cantik yang Jadi Idola Baru Warganet

Video | Selasa, 25 Agustus 2020 | 06:00 WIB

Mengerikan, Begini Penampakan Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung

Mengerikan, Begini Penampakan Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 22:14 WIB

Fotonya Memanaskan Linimasa! Pemadam Kebakaran Ini Jadi Idola Baru Warganet

Fotonya Memanaskan Linimasa! Pemadam Kebakaran Ini Jadi Idola Baru Warganet

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:13 WIB

Cegah Virus Corona, Pengunjung Alun-alun Suroboyo Dibatasi 200 Orang

Cegah Virus Corona, Pengunjung Alun-alun Suroboyo Dibatasi 200 Orang

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 06:35 WIB

DPRD Kritik Risma, Kerumunan di Alun-Alun Suroboyo Tanpa Protokol Kesehatan

DPRD Kritik Risma, Kerumunan di Alun-Alun Suroboyo Tanpa Protokol Kesehatan

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:35 WIB

Rawan Jadi Klaster Corona, Pentas Kesenian di Alun-Alun Suroboyo Dihentikan

Rawan Jadi Klaster Corona, Pentas Kesenian di Alun-Alun Suroboyo Dihentikan

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:28 WIB

Terkini

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:08 WIB

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:56 WIB

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:55 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:46 WIB

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:43 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:39 WIB

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB