Demi Sekolah Online, Dua Remaja Rela Naik Gunung dan Panjat Pohon

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:35 WIB
Demi Sekolah Online, Dua Remaja Rela Naik Gunung  dan Panjat Pohon
Dua remaja naik gunung agar bisa dapat sinyal untuk sekolah online. (AFP)

Suara.com - Dua orang remaja asal El Savador Barat, Matilde dan Marlene Pimentel rela mendaki gunung dan memanjat pohon zaitun demi mendapatkan sinyal bagus saat mengikuti sekolah online.

Menyadur Gulf News pada Jumat (28/08/2020), dua bersaudara ini membawa beberapa perlengkapan seadanya seperti payung, bangku dan meja lipat agar nyaman ketika belajar.

Matilde dan Marlene Pimentel adalah sebagian dari warga El Salvador lainnya yang tinggal di pedesaan El Tigre, dekat perbatasan Guatemala.

"Bagi kami yang tinggal di daerah pedesaan sulit (untuk sekolah online). Tidak ada koneksi (internet)," kata Matilde yang kuliah studi matematika di perguruan tinggi.

Dua remaja naik gunung agar bisa dapat sinyal untuk sekolah online. (AFP)
Dua remaja naik gunung agar bisa dapat sinyal untuk sekolah online. (AFP)

Adiknya, Marlene bergabung dengan Matilde agar ia tak ketinggalan materi perkuliahan di jurusan statistik yang dipilih.

Dua remaja ini datang dari keluarga sederhan. Dari 10 bersaudara, hanya mereka yang merupakan anak ke-7 dan ke-8 yang berhasil lolos masuk universitas negeri di El Salvador.

Kisah inspiratif berawal ketika polisi Castro Ruiz menemukan Matilde saat berkeliaran di dalam rerimbunan hutan di gunung El Tigre.

"hal yang terlintas pertama dalam benak saya adalah sesuatu sedang terjadi padanya," kata Ruiz. Ia lantas bertanya apa yang terjadi, jawabannya mengejutkannya, "Saya hanya ingin belajar."

Ruiz kemudian tersentuh dengan tekad dua remaja ini dan mengambil mereka. Ia lantas mengunggah di Facebook dan postingan itu langsung menyita perhatian warganet.

baca juga

Dua remaja ini berjalan sejauh kurang lebih satu kilometer melewati jalan setapak yang licin. Mereka juga takut dengan resiko ular yang bisa muncul kapan saja dari balik pohon.

Dua remaja naik gunung agar bisa dapat sinyal untuk sekolah online. (AFP)
Dua remaja naik gunung agar bisa dapat sinyal untuk sekolah online. (AFP)

"Ini adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan sedikit sinyal dan terkadang bahkan di sini pun tidak berhasil," kata Marlene kala belajar dari atas pohon zaitun.

Dua remaja ini mengisi rutinitas akhir pekan dengan menjual roti dan membantu ayahnya menanam jagung manis, kacang-kacangan juga labu.

Hampir setenagh wilayah El Salvador memiliki akses internet yang buruk karena tertutup gunung berapi dan hal ini menggangu sinyal ponsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMP Masuk Penjara karena Tak Kerjakan PR Saat Sekolah Online

Siswa SMP Masuk Penjara karena Tak Kerjakan PR Saat Sekolah Online

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:37 WIB

Susah Sinyal, Sitaresmi Terpaksa Sunat Durasi Kegiatan Sekolah Online

Susah Sinyal, Sitaresmi Terpaksa Sunat Durasi Kegiatan Sekolah Online

Jogja | Kamis, 16 Juli 2020 | 20:25 WIB

Bisa Buat Sekolah Online, Ini Cara Membuat Kelas di Google Classroom

Bisa Buat Sekolah Online, Ini Cara Membuat Kelas di Google Classroom

Tekno | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

×