Menilik Tradisi Bubur Suro di Palembang, Sedekah Masjid Suro Saat Asyura

Chandra Iswinarno

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 17:11 WIB
Menilik Tradisi Bubur Suro di Palembang, Sedekah Masjid Suro Saat Asyura
Suasana anak yatim menyantap Bubur Suro di Masjid Suro, Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Sabtu (29/8/2020). [Suara.com/Rio]

Suara.com - Tanggal 10 Muharam dalam almanak Hijriyah atau biasa dikenal dengan Hari Asyura menjadi waktu yang istimewa bagi umat muslim.

Beberapa ulama menafsirkan Hari Asyura sebagai hari terpenting yang diberkati Allah SWT untuk umat-Nya.

Dalam rangka merayakan hal tersebut di Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan, yakni Palembang terdapat tradisi khas setiap 10 Muharram yakni, tradisi membuat Bubur Suro.

Tradisi tersebut seperti yang dilakukan di Masjid Al-Mahmudiyah atau dikenal Masjid Suro di Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang pada Sabtu (29/8/2020).

Kali ini, tradisi membagikan bubur tersebut memang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mengingat saat ini di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Meski begitu, pembagian tetap dilangsungkan. Hanya saja, warga maupun jemaah yang datang tetap wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan jaga jarak.

Bubur yang telah dimasak oleh peracik dan pengurus masjid itu dibagi-bagikan kepada warga sekitar, jemaah masjid setempat, dan anak-anak yatim.

Sekretaris Masjid Suro Muhammad Irsan mengatakan, membagikan bubur itu merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahunnya.

“Setiap 10 Muharram, kita bagi-bagi bubur suro, sedekah kepada warga yang tinggal di kawasan 30 Ilir ini,” ujarnya kepada Suara.com pada Sabtu (29/8/2020).

baca juga

Dikatakan dia, bubur yang dibagikan tersebut dibuat menggunakan kurang lebih 50 kilogram atau dua karung beras.

“Dengan 50 kilogram beras itu kita bisa membagikan sebanyak 500 piring Bubur Suro,” tambah dia.

Ditambahkan seorang koki di Masjid Suro, Ki Agus M Yusuf, tradisi bagi-bagi bubur memang dilakukan secara turun-temurun.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sedikit cara pembuatan Bubur Suro yang legendaris itu.

Pertama siapkan wajan, lalu masukan air sekitar 70 liter untuk 20 kilogram beras hingga mendidih.

“Kalau mendidih, baru masukan 20 kilogram beras itu selama dua jam. Selama itu harus diaduk-aduk,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Melanda, Tradisi Bubur Asyura di Kudus Masih Berjalan

Pandemi Melanda, Tradisi Bubur Asyura di Kudus Masih Berjalan

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:09 WIB

Melihat Tradisi Bubur Asyura di Kudus yang Tak Lekang Dimakan Zaman

Melihat Tradisi Bubur Asyura di Kudus yang Tak Lekang Dimakan Zaman

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:28 WIB

Niat Puasa Asyura dan Keutamaan di Bulan Muharram

Niat Puasa Asyura dan Keutamaan di Bulan Muharram

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:51 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×