Kasus Covid-19 Melonjak, Jansen PD: Mayday! Ini Bukti Keadaan Sudah Bahaya

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:07 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Jansen PD: Mayday! Ini Bukti Keadaan Sudah Bahaya
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY memakamkan jenazah pasien Covid-19. - (SuaraJogja.id/HO-dok TRC BPBD DIY)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyoroti kasus Covid-19 di Indonesia yang menembus 3.000-an kasus per harinya. Ia menyebut situasi ini membuktikan keadaan sudah bahaya.

Hal itu disampaikan Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp. Menurut Jansen, dengan tingginya angka kasus Covid-19 terkonfirmasi, maka angka kematian akibat kasus tersebut juga akan melonjak.

"Apa rencana kita setelah Covid-19 tembus 3.000 sehari? Ini bukti keadaan sudah bahaya. Mayday!" kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Minggu (30/8/2020).

Jansen menilah, kebijakan 'Patuhi Anjuran 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci Tangan) tidak cukup untuk mengatasi lonjakan kasus baru. Terlebih, fasilitas kesehatan di Indonesia juga tidak maksimal untuk menghadapi lonjakan kasus virus corona.

Jansen juga menyoroti kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah yang bisa berpotensi menjadi klaster baru. Terlebih kondisi anak-anak di Indonesia masih memiliki imunitas yang lemah.

"Di daerah-daerah kita banyak malnutrisi, tubuh lemah, imun kurang," ungkap Jansen.

Komentar Jansen Sitindaon soal kasus Covid-19 tembus 3.000-an kasus per hari (Twitter/jansen_jsp)
Komentar Jansen Sitindaon soal kasus Covid-19 tembus 3.000-an kasus per hari (Twitter/jansen_jsp)

Tak hanya itu, Jansen juga menyoroti klaster baru seperti di pasar, angkutan umum, kantor hingga pabrik. Terlebih tak sedikit masyarakat yang masih tinggal bersama orang tuanya yang berusia tua dan rentan terinfeksi Covid-19.

Jansen meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengambil keputusan. Ia menyarankan Jokowi menata ulang penanganan Covid-19 bersama dengan para kepala daerah sesuai Kepres.

"Sudah waktunya pak @Jokowi menata ulang jalannya penanganan Covid-19 ini bersama semua kepala daerah di Indonesia, karena tak bisa lagi ini jalan sendiri-sendiri," ungkapnya.

baca juga

Kasus Covid-19 Pecah Rekor

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali memecahkan rekor. Pada Sabtu (29/8/2020), kasus positif Covid-129 tercatat mencapai 3.308 kasus.

Angka tersebut merupakan angka kasus Covid-19 tertinggi sejak pertama kali ditemukan di Indonesia pada 2 Maret 2020.

Lonjakan kasus Covis-19 tercatat terjadi ditiga hari belakangan memasuki liburan akhir pekan.

Pada Kamis (27/8/2020), kasus positif virus corona tercatat sebanyak 2.719 kasus. Angka tersebut kembali melonjak dihari berikutnya, Jumat (28/8/2020) mencapai 3.003 kasus.

Hingga saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 169.195 kasus. Sebanyak 39.132 orang masih menjalani perawatan medis, 122.802 orang dinyatakan sembuh dan 7.261 orang meninggal dunia.

Merujuk pada data dari situs resmi Satgas Penanganan Covid-19, ada lima provinsi yang menyumbang kasus Covid-19 terbesar.

Provinsi pertama adalah DKI Jakarta dengan jumlah 861 kasus. Kemudian disusul Jawa Timur dengan 641 kasus, Jawa Barat 287 kasus, Kalimantan Timur 200 kasus dan Jawa Tengah 180 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Orang Berdemo Sebut Pandemi Covid-19 Hoax

Ribuan Orang Berdemo Sebut Pandemi Covid-19 Hoax

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 05:35 WIB

Tengku: Jokowi Mestinya Juga Minta Menteri sampai Kades Takut Api Neraka

Tengku: Jokowi Mestinya Juga Minta Menteri sampai Kades Takut Api Neraka

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 07:00 WIB

Arak Bali untuk Treatment Covid-19, Pasien Kanker Tak Bisa Dapat Vaksin

Arak Bali untuk Treatment Covid-19, Pasien Kanker Tak Bisa Dapat Vaksin

Health | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 20:23 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×