Wanita Ini Gugat Pemerintah karena Ayahnya Meninggal Akibat Virus Corona

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 02 September 2020 | 15:14 WIB
Wanita Ini Gugat Pemerintah karena Ayahnya Meninggal Akibat Virus Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Seorang wanita di Wuhan menggugat pemerintah China untuk memberikan kompensasi juga permintaan maaf atas meninggalnya sang ayah karena virus corona.

Menyadur Sky News, Rabu (02/09/2020) wanita bernama Zhao Lei ini benar-benar menyeret pemerintah China ke pegadilan atas penanganan pandemi virus corona.

"Saya pikir, pemerintah menutupi beberapa fakta. Karena itu, orang-orang Wuhan terus hidup seperti dulu, mereka merayakan Tahun Baru Imlek dengan normal, tanpa perlindungan apa pun. Artinya ayah saya tertular dan meninggal," ujarnya pada Sky News.

Ayah Zhao Lei tertular virus corona pada akhir Januari. Kala itu, layanan darurat sudah kewalahan dan ambulans sangat sibuk sehingga tak bisa membawa sang ayah ke rumah sakit.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Akhirnya, keluarganya mengantarkan sang ayah menuju kota yang jarakya enam mil dari desa untuk mendapat perawatan di rumah sakit. Ketika itu, mereka juga dibantu angkutan lokal.

Sayangnya ayah Zhao meninggal karena gagal nafas ketika berada di ruang tunggu UGD. Hal ini yang membuatnya sangat terpukul. Ia tak bisa menerima kematian ayahnya yangsangat mendadak.

"Ayah saya orang yang jujur, dia tidak pandai berbicara. Dia sangat baik. Di Wuhan, dia orang yang sangat biasa. Dia mematuhi semua aturan. Setelah Wuhan dikurung, dia tiba-tiba jatuh sakit. Saya tidak
bisa menerimanya," ujar Zhao Lie.

Zhao Lie memiliki keyakinan bahwa pemerintah menutupi fakta tentang mudahnya penyebaran virus corona dari orang ke orang. Atas keyakinan ini, ia ingin minta pertanggungjawaban pemerintah dan meminta mereka untuk membayar harga yang seharusnya.

Fakta tentang hal ini terjadi pada ribuan keluarga di Wuhan, namun hanya Zhao Lie yang memiliki keberanian untuk melakukan hal ini.

baca juga

Terkait perkembangan kasus hukumnya, pengadilan kota menolak permohonan Zhao Lie. Polisi juga mengunjungi ibunya dan memperingatkan mereka untuk membatalkan kasusnya. Keluarga Zhao Lie juga diminta untuk tidak bicara di depan umum.

Tak cuma itu pemerintah juga sudah menahan beberapa wartawan China yang melaporkan kasus ini dari Wuhan. Bahkan, beberapa masih berada di dalam tahanan hingga saat ini.

"Apa yang saya lakukan adalah legal, yang saya katakan adalah fakta. Saya tidak berbohong. Saya tidak mengarang rumor."

"Saya pikir gugatan saya baik untuk negara kita. Ini dapat memperingatkan orang-orang jika kita mengalami bencana lain kali, kita bisa melakukan sesuatu untuk mencegah hal terburuk. Kita dapat menyelamatkan lebih banyak orang," katanya.

Zhao Lei sendiri tertular COVID-19 setelah ayahnya dan masih merasakan efek mentalnya. "Saya tidak akan menyerah. Saya berharap mendapatkan keadilan atas kematian ayah saya."

"Saya tidak ingin ayah mati sia-sia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Staf Positif Corona, Pimpinan DPR: Anggota Komisi VIII Negatif Covid-19

Ada Staf Positif Corona, Pimpinan DPR: Anggota Komisi VIII Negatif Covid-19

News | Rabu, 02 September 2020 | 14:52 WIB

5 Fakta Terbaru Seputar Mutasi Virus Corona D614G di Indonesia

5 Fakta Terbaru Seputar Mutasi Virus Corona D614G di Indonesia

Health | Rabu, 02 September 2020 | 14:43 WIB

Banyak Buruh Pabrik di Bekasi Positif Corona, Pembukaan Sekolah Dibatalkan

Banyak Buruh Pabrik di Bekasi Positif Corona, Pembukaan Sekolah Dibatalkan

Jakarta | Rabu, 02 September 2020 | 14:35 WIB

Terkini

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:31 WIB

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

×