Viral Video Nenek Terkubur Hidup-hidup Selama 3 Hari di Tanah Proyek

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Rabu, 02 September 2020 | 18:12 WIB
Viral Video Nenek Terkubur Hidup-hidup Selama 3 Hari di Tanah Proyek
Video penemuan nenek terkubur hidup-hidup (TikTok/@tiaaidilakifarsya345)

Suara.com - Seorang nenek ditemukan pekerja proyek terkubur hidup-hidup di sebuah kompleks pembangunan perumahan Kluang, Johor, Malaysia.

Proses evakuasi perempuan itu berhasil diabadikan leh salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Dalam video yang diunggah oleh aku TikTok @tiaaidilakifarsya345, beberapa pekerja proyek membopong nenek tersebut dari urukan tanah ke teras bangunan.

Perempuan itu masih mengenakan pakaian tidur berwarna jingga. Sekujur tubuhnya lumus oleh tanah yang mengering.

Namun ia tetap sadar, kedua matanya masih sanggup melihat kondisi sekitar meski tubuhnya lemas tak bisa berdiri.

Simak video penyelamatan lansia itu DI SINI.

Menyadur dari Utusan.com.my, perempuan lansia itu diketahui bernama Low Chon Tai. Ia diduga telah terkubur di lumpur proyek selama tiga hari.

Kapolres Kluang, Asisten Komisaris Mohd. Abduh Ismail mengatakan Low yang berusia 87 tahun itu sebelumnya dikabarkan menghilang dari kediamannya pada hari Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 4 sore.

"Korban meninggalkan rumah dan seharusnya sudah kembali sekitar pukul 7 atau 8 malam dan menyadari bahwa ibunya tidak ada di rumah, putranya yang berusia 66 tahun yang tinggal di Taman Titiwangsa ini melapor ke polisi," kata Abduh.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa pelapor dan adiknya telah melakukan pencarian di sekitar wilayah tempat tinggalnya, namun ibunya tak bisa ditemukan.

Polisi kemudian menindaklanjut laporan tersebut. Pencarian mereka terbantu dengan kabar para pekerja proyek perumahan yang memberitahukan tentang penemuan seorang wanita yang terbaring di tumpukan tanah.

"Pukul 11.30 pagi ini, saat para pekerja proyek perumahan sedang bekerja, mereka melihat seorang wanita Tionghoa terbaring diatas tumpukan tanah liat. Kemudian para pekerja di sana membantu mengangkat perempuan itu dan memanggil ambulans." ujarnya.

Polisi kemudian menghubungi keluarga korban tentang penemuan lansia tersebut untuk memastikan bahwa perempuan itu adalah ibu mereka.

Belakangan, polisi menyatakan tidak ada unsur pidana atas peristiwa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Pernikahan ke-60 Tahun, Lansia Kompak Pakai Baju Pengantin

Rayakan Pernikahan ke-60 Tahun, Lansia Kompak Pakai Baju Pengantin

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2020 | 15:05 WIB

Catat! 5 Panduan Perjalanan Bagi Lansia dari WHO

Catat! 5 Panduan Perjalanan Bagi Lansia dari WHO

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 14:57 WIB

Pria Lansia yang Lebih Berisiko Minggal Jika Terserang Virus Corona

Pria Lansia yang Lebih Berisiko Minggal Jika Terserang Virus Corona

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:55 WIB

5 Panduan Perjalanan Bagi Lansia dan Pasien Kronis Saat Pandemi dari WHO

5 Panduan Perjalanan Bagi Lansia dan Pasien Kronis Saat Pandemi dari WHO

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 10:31 WIB

Detik-detik 2 WNI Ditembak Mati di Malaysia karena Burung Murai

Detik-detik 2 WNI Ditembak Mati di Malaysia karena Burung Murai

Banten | Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:27 WIB

Tertipu Pacar Online, Nenek Ini Merugi hingga Rp 909 Juta

Tertipu Pacar Online, Nenek Ini Merugi hingga Rp 909 Juta

News | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×