Taiwan Buat Paspor Baru, Hilangkan Tulisan Republic Of China

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 03 September 2020 | 12:58 WIB
Taiwan Buat Paspor Baru, Hilangkan Tulisan Republic Of China
Ilustrasi paspor. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Taiwan membuat desain paspor baru dengan mempertegas tulisan Taiwan dan mengecilkan tulisan Republik China untuk mencegah kebingungan.

Menyadur Channel News Asia, Kamis (3/9/2020), Taiwan mengeluh bahwa warganya mengalami masalah saat memasuki negara lain selama wabah pandemi Covid-19, karena di paspornya terdapat tulisan "Republik China".

Oleh sebab itu Taiwan membuat desain paspor baru dengan menghilangkan tulisan Republic Of China , meskipun tulisan dalam karakter China akan tetap ada, dan memperbesar kata "Taiwan" dalam bahasa Inggris. Paspor baru ini diharapkan akan siap diedarkan pada bulan Januari tahun depan.

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan paspor baru diperlukan untuk mencegah warga negara mereka disalahartikan sebagai warga negara China, terutama saat pemeriksaan masuk di banyak negara sejak pandemi Covid-19.

"Sejak awal wabah pneumonia Wuhan tahun ini, warga kami terus berharap bahwa kami dapat lebih menonjolkan visibilitas Taiwan, menghindari orang-orang yang salah mengira mereka berasal dari China," kata Wu dikutip dari Channel News Asia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan tidak peduli apa langkah kecil yang dilakukan Taiwan, itu tidak dapat mengubah bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayah kedaulatannya, dan mengatakan hanya mereka yang memiliki hak untuk berbicara mengenai pulau tersebut kepada publik internasional.

Pihak Taiwan mengatakan ini membingungkan negara-negara dan membuat mereka memberlakukan pembatasan yang sama pada turis Taiwan seperti pada orang China.

Taiwan telah memerintah sendiri sejak tahun 1949, ketika pemerintah daratan melarikan diri ke pulau itu setelah kekalahannya oleh Partai Komunis dalam perang saudara di China.

baca juga

Taiwan juga memiliki pemerintahan yang dipilih secara demokratis, tentaranya sendiri, dan mata uangnya sendiri.

Tetapi di bawah kebijakan 'One China', pemerintah di Beijing bersikeras bahwa mereka adalah penguasa Taiwan yang sah. Dikatakan wilayah itu suatu hari akan berada di bawah kepemimpinannya lagi - dengan kekerasan jika perlu.

Beberapa negara secara diplomatis mengakui Taiwan sebagai negara yang berdaulat, dan China marah ketika negara, pejabat, atau bisnis menyarankan hal serupa.

Milos Vystrcil, Ketua Senat di Republik Ceko, mengunjungi Taiwan pekan lalu. Dia memberikan pidato di parlemen untuk mengumumkan dukungannya dan menyatakan "Saya orang Taiwan".

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengecam langkah Republik Ceko tersebut dengan mengatakan Vystrcil telah "melewati garis merah" dan mengatakan dia akan "membayar mahal".

Itu terjadi hanya beberapa minggu setelah anggota kabinet AS Alex Azar melakukan perjalanan ke Taiwan dan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas COVID-19, Taiwan Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020

Imbas COVID-19, Taiwan Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020

Sport | Rabu, 02 September 2020 | 10:35 WIB

Detik-detik Menegangkan saat Anak Kecil Terbawa Layang-layang ke Udara

Detik-detik Menegangkan saat Anak Kecil Terbawa Layang-layang ke Udara

Video | Senin, 31 Agustus 2020 | 21:00 WIB

Mendebarkan Banget, Bocah Terbawa Layang-layang ke Udara

Mendebarkan Banget, Bocah Terbawa Layang-layang ke Udara

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:45 WIB

Terkini

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:36 WIB

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:35 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

×