Penularan Covid di Transportasi Umum, Anies Diminta Evaluasi Ganjil Genap

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 03 September 2020 | 13:30 WIB
Penularan Covid di Transportasi Umum, Anies Diminta Evaluasi Ganjil Genap
Ketua Gugus Tugas Percepatan Percepatan Penanganan COVID – 19 Doni Monardo. (dok BNPB)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi kebijakan ganjil genap kendaraan. Hal itu menyusul temuan adanya peningkatan kasus positif Covid-19 dari klaster transportasi umum.

Doni mencatat, berdasarkan data pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, dari 944 pasien yang dirawat ternyata komposisi yang terpapar Covid-19 sekitar 62 persen adalah pengguna transportasi umum. Atas temuan itu Doni mengingatkan agar pegawai negeri sipil di sejumlah kementerian dapat mengurangi penggunaan transportasi umum.

"Kami sudah mengingatkan kepada Kementerian PAN RB dan juga BUMN, harus membatasi, mencegah karyawannya yang menggunakan transportasi publik," kata Doni dalam rapat di Komisi VIII DPR, Kamis (3/9/2020).

Belakangan, Doni juga telah mengadakan rapat virtual dengan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam rapat tersebut didapatkan data bahwa ada peningkatan penggunaan transpor5wsi kereta sebesar 3,5 persen dari rata-rata sekitar 400 ribu penumpamg per hari. Kenainkkan itu terjadi setelah kebijakan ganjil genap diterapkan Gubernur Anies Baswedan di Jakarta.

"Angka 3,5 persen ini kelihatan sedikit tapi karena jumlah penumpang yang ada di KRL ini cukup besar maka penambahan 3,5 persen ini akhirnya meningkatkan kepadatan di dalam gerbong," kata Doni.

Selain di kereta, peningkatan jumlah penumpang juga terjadi di transportasi umum lainnya. Hal itu yang kemudian berdampak terhadap penumpukan orang di satu kendaraan yang berpotensi terjadinya penularan Covid-19. Karena itu, Doni meminta agar kebijakan ganjil genap kendaraan dapat dievaluasi.

"Begitu juga transportasi di TransJakarta ada peningkatan 6-12 persen. Nah ini jadi permintaan kami ke pemerintah DKI lakukan evaluasi sehingga upaya kita untuk mengurangi kerumunan ini bisa terlaksana," tandas Doni.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari 88 Orang, Kini 220 Buruh Pabrik Spare Part Mobil Bekasi Positif Corona

Dari 88 Orang, Kini 220 Buruh Pabrik Spare Part Mobil Bekasi Positif Corona

Jakarta | Kamis, 03 September 2020 | 13:21 WIB

Cerita Warga Jakarta Pilih Masuk Peti Jenazah karena Tak Pakai Masker

Cerita Warga Jakarta Pilih Masuk Peti Jenazah karena Tak Pakai Masker

Jakarta | Kamis, 03 September 2020 | 13:11 WIB

Berapa Harga Vaksin Covid-19 Merah Putih Khusus Orang Kaya? Ini Kata Erick

Berapa Harga Vaksin Covid-19 Merah Putih Khusus Orang Kaya? Ini Kata Erick

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 13:10 WIB

Remehkan Covid-19 di Pasar Rebo Disuruh Masuk Peti Mati Tiru Mayat

Remehkan Covid-19 di Pasar Rebo Disuruh Masuk Peti Mati Tiru Mayat

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:59 WIB

Ketahuan Tak Pakai Masker saat ke Salon, Ketua DPR AS Tolak Minta Maaf

Ketahuan Tak Pakai Masker saat ke Salon, Ketua DPR AS Tolak Minta Maaf

News | Kamis, 03 September 2020 | 13:00 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier

4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Kinerja BSI Makin Solid, Laba hingga Agustus 2026 Capai Rp5,30 Triliun

Kinerja BSI Makin Solid, Laba hingga Agustus 2026 Capai Rp5,30 Triliun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Prediksi Line Up Indonesia vs Thailand, Skema Serang Skuad Garuda

Prediksi Line Up Indonesia vs Thailand, Skema Serang Skuad Garuda

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Istirahat Bagian dari Produktivitas: Belajar Berhenti Tanpa Merasa Bersalah

Istirahat Bagian dari Produktivitas: Belajar Berhenti Tanpa Merasa Bersalah

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Djamari Chaniago dan Sjafrie Samsudin Dapat Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Djamari Chaniago dan Sjafrie Samsudin Dapat Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Skin Barrier Rusak? 5 Cleanser dengan Cholesterol Ini Bikin Kulit Lembap

Skin Barrier Rusak? 5 Cleanser dengan Cholesterol Ini Bikin Kulit Lembap

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.918

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.918

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Pedagang Wanti-wanti Efek Domino Larangan Perisa Rokok, Omzet Bisa Anjlok 30 Persen

Pedagang Wanti-wanti Efek Domino Larangan Perisa Rokok, Omzet Bisa Anjlok 30 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor

Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor

Bogor | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:53 WIB

×